Opini

Sisi Gelap Tatanan New Normal dan New Crime

PSBB tahap dua telah berakhir 16 Ju­ni 2020 lalu dan Pekot Palembang tengah menjalani masa transisi untuk menuju new nor­­mal

ist
Darwind Sepriyansyah 

Penulis: Darwind Sepriyansyah

Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Kelas II Lahat

Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap dua telah berakhir pada 16 Ju­ni 2020 lalu dan Pemerintah Kota Palembang tengah menjalani masa transisi untuk menuju new nor­­mal sebagai tatanan kehidupan baru(New Normal Life) di tengah pandemi Covid-19.

Dengan adanya perubahan dari kehidupan normal menjadinew normal, menghasilkan ting­kah laku baru seiring perubahan norma dari semua segi kehidupan manusia.

Implikasi new normal ini tidak selalu pada hal-hal yang bersifat positif, tapi juga ada sisi ge­lap yakni penyimpangan perilaku dan potensi kejahatan baru.

Bagi masyarakat yang mampu ber­adaptasi, tentunew normalini akan berhasil dan tercapainya tujuan yang diinginkan, tapi sebaliknya jika ada sebagian orang ada yang tidak bisa beradaptasi jelas akan menghasilkan po­tensi penyimpangan dan kejahatan baru.

Sosiolog, Emile Durkheim menilai kejahatan adalah masalah sosial yang normal karena me­rupakan bagian dari semua masyarakat.

Kejahatan memberikan kontribusi penting bagi peng­operasian sistem sosial, yakni memunculkan norma.

Setiap norma merangsang munculnya pa­ra penentang dan penyimpang.

 Penyimpangan bisa terjadi jika situasi normal baru di­ang­gap tidak atau kurang fungsional oleh orang atau kelompok tertentu.

Halaman
1234
Editor: Salman Rasyidin
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved