Kredit belum Lunas tapi Mobil Sudah Dijaminkan untuk Pinjam Uang, Pria di Palembang Ini Lapor Polisi

Mobilnya belumlah lunas dibayar, tetapi pembeli sudah menjadikan mobil tersebut jaminan untuk meminjam uang.

Ilustrasi kredit mobil 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Mobilnya belumlah lunas dibayar, tetapi pembeli sudah menjadikan mobil tersebut jaminan untuk meminjam uang.

Atas kejadian tersebut, seorang warga berinisial My (53) memutuskan untuk melaporkan si pembeli ke SPKT Polrestabes Palembang Jumat (26/6/2020).

Pasalnya, selain mobil diketahui jadi jaminan, terlapor juga belum membayar sisa pelunasan mobil.

Tergiur Keuntungan Besar, Pria di Lubuklinggau Ini Edarkan Uang Palsu, Beli dari Warga Bengkulu

Dikatakan pelapor, mobil yang dibeli secara kredit oleh terlapor adalah Hino Truk dengan nopol BE 9325 BR.

"Dia ini mengambil mobil melalui saya, tapi ditengah jalan, terlapor tidak membayar angsuran," kata pelapor.

Tapi, ketika istri pelapor mendatangi terlapor di Jalan Veteran Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan IT III Palembang, Jumat (20/3/2020) sekitar pukul 13.00, mobil sudah tidak ada lagi karena sudah dijaminkan terlapor akibat terlilit utang.

"Istri saya memberitahukan kepada saya kalau mobil sudah dijaminkan karena dia terlilit utang dengan menunjukkan surat perjanjian piutang terlapor," katanya kembali

Atas kejadian itu pelapor merasa dirugikan dan melaporkan kejadian ke SPKT Polrestabes Palembang.

"Saya sudah memberikan waktu kepada dia tapi hingga sekarang tidak ada kejelasan sehingga saya laporkan dia ke polisi," jelasnya.

Sifat Aurel & Azriel yang tak Dikenali Krisdayanti Ini Dibongkar Ashanty, Raul Lemos Terlanjur Emosi

Sementara, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Nuryono melalui Kepala SPKT Polrestabes Palembang, AKP Heri membenarkan adanya laporan mengenai tindak pidana undang-undang (UU) Fidusia.

"Laporan sudah diterima anggota piket kita, selanjutnya akan ditindaklanjuti oleh Unit Reskrim Polrestabes Palembang, sedangkan terlapor bila terbukti bersalah akan dikenakan hukuman penjara selama dua tahun dan denda Rp 50 juta," tutupnya.

Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved