Breaking News:

Merengek Minta Belikan Es Krim, Dua Bocah Ini Malah Dibunuh Ayah Tiri Hingga Akui di Facebook

Sesampainya di sana, kedua korban itu kemudian menemui pelaku di rumah kontrakan pelaku yang berada di kawasan sekolah Global Prima.

Tribun Medan
Petugas menggiring Rahmadsyah (30), tersangka kasus pembunuhan 2 anak di Polrestabes Medan, Senin (22/6/2020). Pembunuhan yang dilakoni ayah tiri di kawasan sekolah Global Prima, Jalan Brigjen Katamso, Gang Abadi, Medan. 

SRIPOKU.COM -- Permintaan dua orang bocah kecil bocah kecil berinisial IF (10) dan RA (5) kepada ayah tirinya merenggut nyawanya sendiri.

Hanya karena merengek saat tidak dibelikan es krim, kedua bocah itu dibunuh oleh ayah tirinya sendiri di rumah kontrakan pelaku di kawasan sekolah Global Prima, Jalan Brigjen Katamso, Gang Abadi, Medan, Sumatera Utara, Jumat (19/6/2020).

Pelaku berinisial R (30) mengaku membunuh korban lantaran sakit hati dengan perkataan dua anak tirinya itu.

Petugas menggiring Rahmadsyah (30), tersangka kasus pembunuhan 2 anak di Polrestabes Medan, Senin (22/6/2020). Pembunuhan yang dilakoni ayah tiri di kawasan sekolah Global Prima, Jalan Brigjen Katamso, Gang Abadi, Medan.
Petugas menggiring Rahmadsyah (30), tersangka kasus pembunuhan 2 anak di Polrestabes Medan, Senin (22/6/2020). Pembunuhan yang dilakoni ayah tiri di kawasan sekolah Global Prima, Jalan Brigjen Katamso, Gang Abadi, Medan. (TRI BUN MEDAN/Victory Arrival)

 

Seorang Pria Berusia 25 Tahun Tambah Daftar Kasus Covid-19 di Muarenim, Total 45 Kasus

Puluhan Hektar Sawah di Desa Bandar Agung Kecamatan Pendopo Empat Lawang Terancam Gagal Panen

40 Perusahaan China yang Berinvestasi di AS dan Jepang Berpotensi Relokasi Investasi di Indonesia

Dikutip dari Tribun-Medan.com, Senin (22/6/2020), kejadian bermula ketika ibu korban berinisial F (30) mengantar dua ankanya ke rumah neneknya di Jalan Brigjen Katamso Gg Kesatria Medan.

Sesampainya di sana, kedua korban itu kemudian menemui pelaku di rumah kontrakan pelaku yang berada di kawasan sekolah Global Prima.

Ketika sampai di rumah ayah tirinya, kedua korban merengek ke pelaku minta dibelikan es krim.

Pelaku lalu menolak permintaan kedua anak tirinya dengan alasan tidak memiliki uang.

"Kedua korban meminta dibelikan es krim," jelas Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko seusai melakukan prarekonstruksi di Jalan Brigjen Katamso Medan, Senin (22/6/2020).

Kedua korban kemudian merengek setelah permintaannya ditolak oleh pelaku.

Mereka mengatakan akan meminta ibu mereka untuk mencari ayah baru lantaran tidak diberikan es krim oleh pelaku.

Halaman
123
Editor: adi kurniawan
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved