40 Perusahaan China yang Berinvestasi di AS dan Jepang Berpotensi Relokasi Investasi di Indonesia

Dari 40 perusahaan ini di antaranya bergerak di sektor manufaktur, energi, dan lain-lain.

bahlillahadalia.com
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyampaikan ada empat puluh perusahaan asing yang berpotensi menanamkan investasinya di dalam negeri. 

SRIPOKU.COM,  JAKARTA - Sebanyak 40 perusahaan asing berpotensi menanamkan investasinya di Indonesia.

Ke-40 perusahaan asing itu merupakan relokasi investasi China yang berasal dari Amerika Serikat (AS) dan Jepang.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia.

Untuk itu, internal BKPM telah membuat satuan tugas (Satgas) untuk menegosiasi langsung agar dana investor tersebut bisa mengalir ke dalam negeri.

Dari 40 perusahaan ini di antaranya bergerak di sektor manufaktur, energi, dan lain-lain.

Harga Emas Antan Hari Ini, Kembali Alami Kenaikkan, Buyback Naik Rp 2000, Berikut Rincian Harganya

Investasi Mulai Rp 1 Juta, ORI017 Sudah Bisa Dipesan Hari Senin 15 Juni 2020

Inilah 10 Keuntungan Investasi ORI017: Kupon dan Pokok Dijamin oleh Undang-Undang

Bahlil menyampaikan di tengah pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19) berdampak sistemik, masif, dan terstruktur terhadap ekonomi berbagai negara, perusahaan-perusahaan yang beroperasi di China mengambil langkah keluar dari negeri tirai bambu tersebut. 

Peluang inilah yang dirasa perlu dimanfaatkan oleh BKPM dan pemerintah.

Kendati demikian, kendala BKPM adalah terkait anggaran.

Sebab, dalam upaya jemput bola itu, BKPM membutuhkan modal anggaran sebesar Rp 120 miliar.

Dus, dari total 40 perusahaan, anggaran masing-masing sebesar Rp 3 miliar.

Halaman
12
Editor: Sudarwan
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved