Berita Musi Rawas

135 Guru Honorer Non Kategori di Kabupaten Musi Rawas Berharap Bisa Diangkat Menjadi PNS Tanpa Tes

Tenaga Kependidikan Honorer Non Kategori usia diatas 35 tahun (GTKHNK 35+) Kabupaten Musi Rawas berharap bisa diangkat menjadi PNS tanpa tes.

Penulis: Ahmad Farozi | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/Ahmad Farozi
GTKHNK 35+ Kabupaten Musi Rawas, saat beraudiensi dengan Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan, di Posko Induk Covid-19, Selasa (23/6/2020). Dalam kesempatan itu, GTKHNK 35+ berharap dapat diangkat menjadi PNS tanpa tes. 

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS - Tenaga Kependidikan Honorer Non Kategori usia diatas 35 tahun (GTKHNK 35+) Kabupaten Musi Rawas berharap bisa diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) tanpa tes.

Hal ini disampaikan Ketua GTKHNK 35+ Adi Ermanto, saat beraudiensi dengan Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan, di Posko Induk Covid-19, Selasa (23/6/2020).

Dalam audiensi tersebut, juga dihadiri Wakil Ketua GTKHNK 35+ Bambang W, Sekretaris Nining, Bendahara Desi Maharani dan Korcab Selangit Priska J.

Sementara bupati didampingi oleh Asisten III Edi Heriyanto, Kepala BKPSDM Rudi Irawan dan Sekretaris Dinas Pendidikan Hartoyo.

Dalam kesempatan itu Adi Ermanto menyampaikan aspirasinya dengan mengajukan proposal tertulis yang ditujukan kepada pemerintah pusat melalui dukungan pemerintah daerah.

Dengan harapan semua GTKHNK 35+ yang ada di Kabupaten Musi Rawas dapat diangkat menjadi PNS tanpa tes.

Supir Truk Tangki Terjepit Setelah Menabrak Bak Truk yang Keluar Tiba-tiba di Jalan Soekarno Hatta

Seorang Warga Prabumulih Positif Corona, Gugus Tugas: Dia Sudah Beberapa Bulan Ini Stay di Palembang

Tiga Gajah Merambah Pemukiman Warga di Desa Cengal OKI dan Diberi Makan oleh Warga, Mereka Kelaparan

"Anggota GTKHNK 35+ saat ini telah mencapai 135 orang yang tersebar di 14 kecamatan yang ada di Kabupaten Musi Rawas. Hari ini kami mewakili pengurus GTKHNK 35+ menyampaikan langsung aspirasi kepada bapak bupati," ujarnya.

Menanggapi hal itu, H Hendra Gunawan mengungkapkan, pada dasarnya Pemkab Musi Rawas mendukung aspirasi tersebut.

Namun GTKHNK 35+ juga harus memahami kebijakan dari aspirasi tersebut harus didasari dengan payung hukum yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat.

“Saya atas nama pemerintah daerah sangat apresiasi langkah dan upaya yang telah dilakukan oleh GTKHNK 35+. Kita sama-sama berusaha dan berdoa agar harapan ini dapat terwujud. Tetapi keputusannya tetap harus menunggu hasil dan keputusan dari pemerintah pusat," kata H Hendra Gunawan. (ahmad farozi)

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved