Viral di Medsos Cucunya Jadi Korban Pengeroyokan, Seorang Nenek di Gandus Palembang Lapor Polisi

Seorang wanita yang tinggal di Kawasan Kecamatan Gandus, Palembang mendatangi SPKT Polrestabes Palembang Senin (22/6/2020).

SHUTTERSTOCK
Ilustrasi pengeroyokan 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Tak terima cucunya menjadi korban penganiayaan, seorang wanita yang tinggal di Kawasan Kecamatan Gandus, Palembang mendatangi SPKT Polrestabes Palembang Senin (22/6/2020).

Aksi penganiayaan yang diderita cucu pelapor ini sempat viral di media sosial, sementara terlapor diketahui tinggal tidak jauh dari kediaman pelapor.

Cucunya yang menjadi korban penganiayaan sempat menjalani perawatan di RSUD Bari Palembang.

Video Puluhan Pejabat Eselon II Pemkab Muaraenim Jalani Rapid Test, Demi Putus Mata Rantai Covid-19

"Saya tahu kejadian ini setelah melihat media sosial, lalu saya tanyakan itu kepada cucu saya dan katanya memang benar demikian.

Cucu saya sudah dibawa ke RSUD Bari sebelum kami buat laporan ke polisi," kata pelapor.

Sementara korban mengatakan, kejadian yang dialaminya terjadi pada 17 Juni 2020 sekitar pukul 15.00, di Taman Purbakala di Jalan Syakyakirti, Kecamatan Gandus, Palembang.

"Saat itu dia mengajak saya bermain di Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama dua temannya, Amel dan Astra Maharani," bebernya.

Sesampainya di TKP, terlapor langsung bertanya kepada korban mengenai kebenaran tentang ejekan yang dilontarkan korban.

Pernah Bertemu di Semifinal All England 2020, Viktor Axelsen Anggap Lee Zii Jia Pesaing baru

"Saya tidak mengejek dia dengan kata-kata kasar. Namun dia tidak percaya dan langsung memukul muka saya pak, menjambak rambut saya dan dua temannya ikut memukul pinggang dan punggung saya," bebernya kembali

Tidak hanya itu, terlapor juga membanting ponsel korban.

"Sesudah puas dengan tindakannya, mereka mengantarkan saya pulang dan mengancam tidak bercerita kepada orang tentang kejadian itu," aku dia.

Sementara, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Nuryono melalui Kepala SPKT Polrestabes Palembang, AKP Heri membenarkan adanya laporan mengenai tindak pidana tentang perlindungan anak.

"Laporan sudah diterima anggota Unit I SPKT Polrestabes Palembang, selanjutnya laporan polisi ini kita serahkan ke Unit Reskrim untuk ditindaklanjuti," tutupnya.

Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved