Pengakuan Perampok Bertopeng Nyaris Tewas Diamuk Massa, Nekat Karena Terdesak Biaya Pernikahan

"Motifnya tersangka sesuai keterangannya karena butuh biaya untuk nikah," kata Setyana kepada wartawan di Mako Polresta Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin

ISTIMEWA
Ilustrasi 

SRIPOKU.COM-Aksi nekat perampok bertato ini gagal total, bahkan nyaris tewas diamuk massa, jika tidak ada polisi yang mencegahnya.

Tak ada yang tahu alasan MN, 26 pria muda  yang nekat merampok toko perhiasan, Minggu kemarin.

Dia nekat merampok toko perhiasan di Jl Cehideung, Tasikmalaya Jawa Barat siang itu.

Namun aksinya gagal, dia ditangkap dan menjadi bulan-bulanan masa yang marah.

Pengakuan MN, perampok bertato asal Indihiang ini pun cukup aneh, dia mengaku terpaksa merampok.

Karena dikejar waktu pernikahannya yang sudah dekat, bahkan belum ada sepeserpun biaya.

Kronologis aksi Perampokan yang bikin heboh ini diungkapkan oleh Kepala Polsek Cihideung Polresta Tasikmalaya Kompol Setyana.

Setyana mengatakan, pria bertato yang merampok toko perak mengaku sedang butuh biaya untuk menikah.

Menurut Setyana, pelaku mengaku stres karena kebingungan dengan jadwal pernikahan yang sudah mendesak,

sementara dia tidak memiliki uang sepeser pun.

Halaman
12
Editor: Hendra Kusuma
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved