Kredit Dampak Pandemi  

Produktivitas Restrukturisasi Kredit Dampak Pandemi  

Begitu wabah kesehatan akibat merebaknya virus Covid-19 menunjukkan gejala untuk menjadi pan­demi berkepanjangan,institusi keuangan bergerak cepat.

ist
Fajar S Pramono 

Oleh : Fajar S Pramono

Peminat Masalah Sosial Ekonomi, Bekerja di BUMN Keuangan

Begitu wabah kesehatan akibat merebaknya virus Covid-19 menunjukkan gejala untuk menjadi pan­demi berkepanjangan, otoritas dan institusi keuangan bergerak cepat.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) segera mengeluarkan Peraturan OJK No. 11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Pere­ko­no­mi­an Akibat Dampak Covid-19 berupa relaksasi atas kewajiban kredit UMKM dalam bentuk pe­nu­run­an suku bunga, perpanjangan jangka waktu, penundaan angsuran bunga dan atau pokok hi­ng­ga satu tahun, dan sebagainya.

Lembaga perbankan dan lembaga pembiayaan lain seperti leasing juga segera merespon gu­id­ance OJK yang ditetapkan tanggal 13 Maret 2020 tersebut dalam bentuk ketentuan internal ma­sing-masing institusinya.

 Lembaga keuangan bank dan non-bank ini juga sangat sadar jika kon­disi ekonomi yang berimbas langsung pada kemampuan bayar debiturnya bisa membahayakan li­kuiditas perusahaan.

Indikator Produktivitas

Maka, segera saja kita melihat para pejabat kredit dari lembaga-lembaga keuangan tersebut ber­bondong-bondong melakukan restrukturisasi.

 Berkejaran dengan waktu, berbagai upaya per­ce­patan restrukturisasi dilakukan.

Analisa restrukturisasi yang mengandalkan saluran komunikasi tan­pa tatap muka langsung menjadi pilihan tunggal, manakala pembatasan bertemu dan physical distancing diberlakukan. Negosiasi kesepakatan bentuk restrukturisasi pun demikian.

Halaman
1234
Editor: Salman Rasyidin
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved