Dukung Liga 1 Indonesia Dilanjutkan, Marc Klok Keberatan dengan Tidak Ada Degradasi Berikut Alasanya

Gelandang milik Persija Jakarta, Marc Klok, mengakui jika Liga 1 Indonesia 2020 dilanjutkan jadi tidak seru kalau tidak ada degradasi

Editor: adi kurniawan
MEDIA PERSIJA JAKARTA
Persija Resmi Gaet Marc Klok, Presiden Macan Kemayoran Cerita Hingga Dapatkan Tanda Tangan Pemain 

SRIPOKU.COM -- Direncanakan September mendatang Liga 1 Indonesia akan kembali digelar pasca pandemi Virus Corona yang melanda Indonesia.

Dukungan guna dilanjutkannya kompetisi tertinggi di Indonesia ini atau yang lebih dikenal dengan Liga 1 Indonesia mulai berdatangan baik itu dari pemain maupun pelatih.

Dukungan tersebut datang dari gelandang Persija Jakarta, Marc Klok, mengakui bahwa dirinya sangat mendukung digulirkannya kembali Liga 1 Indonesia 2020.

Hal itu karena Marc Klok sudah rindu bisa tampil di atas lapangan dan ditonton oleh suporter Persija Jakarta, The Jakmania, di Liga 1 Indonesia.

Hanya, dalam pertemuan antara PSSI dan klub-klub Liga 1 Indonesia, ada salah satu kebijakan yang akan diterapkan nantinya di Liga 1 Indonesia, yaitu tidak adanya degradasi.

Meski setuju Liga 1 Indonesia digelar kembali, Marc Klok merasa kurang seru jika degradasi ditiadakan.

Bintang Real Madrid Ini Sebut Kylian Mbappe Harus Tinggalkan PSG, Jika Mau Jadi Pemain Terbaik

Didominasi Pemain Asing, Berikut Pemain Lokal Terakhir yang Menjadi Top Scorer di Liga Indonesia

Berikut Jadwal Lengkap Liga Spanyol Pekan ke- 29 Ada Laga Seru Real Madrid vs Valencia

Gelandang Persija Jakarta, Marc Klok, ketika menghadapi Bhayangkara FC di Stadion PTIK, Melawai, Jakarta Selatan (14/3/2020)
Gelandang Persija Jakarta, Marc Klok, ketika menghadapi Bhayangkara FC di Stadion PTIK, Melawai, Jakarta Selatan (14/3/2020) (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)

Pasalnya dengan adanya degradasi, setiap tim pasti akan berusaha keras untuk menempati posisi terbaik dan keluar dari degradasi.

"Kalau masalah degradasi, saya belum tahu kebenarannya. Tetapi, sebenarnya lebih seru kalau ada karena klub bisa berjuang untuk menjadi juara dan bertahan. Kita lihat saja hasilnya seperti apa nanti," ucapnya seperti dikutip Bolasport.com dari Warta Kota, Senin (15/6/2020).

Selain itu, pemain yang ingin dinaturalisasi itu mengatakan bahwa dirinya berharap nanti suporter diperbolehkan untuk menonton.

Kehadiran penonton dirasa penting demi meramaikan suasana di dalam stadion.

Namun, Marc Klok juga enggan untuk memaksakan hal tersebut terjadi karena jika dirasa masih belum aman, maka bisa saja Liga 1 Indonesia diterapkan tanpa adanya penonton.

Jika ternyata tidak boleh ada penonton, Marc Klok meminta kepada para suporter untuk mendukung tim kebanggaannya dari rumah masing-masing.

"Memang lebih baik dengan penonton, tetapi kalau memang tidak bisa dan tidak aman, pertandingan tanpa penonton bisa jadi solusi. Suporter bisa mendukung kami dari rumah," katanya.

Logo Liga 1 Indonesia 2020
Logo Liga 1 Indonesia 2020 (NDARU GUNTUR/BOLASPORT.COM)

Saat ini memang belum diputuskan dibolehkannya atau tidak ada penonton di dalam stadion.

Untuk wacana itu sendiri memang sudah tersiar kabar bahwa nantinya akan diperbolehkan ada penonton, tetapi kapasitas stadion hanya diperbolehkan dipenuhi 30 persen.

Itu pun dibatasi usia dan penonton yang diperbolehkan datang ke stadion hanya mereka yang berada dalam kisaran umur 17-45 tahun.

Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved