Breaking News:

Mayat Mengapung di Sungai Beliti

BREAKING NEWS: Pencari Ikan Temukan Mayat Mengapung di Sungai Beliti Musi Rawas, Perutnya Ada Luka

Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan warga mengapung di Sungai Beliti di RT04, Kelurahan Pasar Muara Beliti, Kecamatan Muara Beliti

sripoku.com/rozi
Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan warga mengapung di Sungai Beliti di RT04, Kelurahan Pasar Muara Beliti, Kecamatan Muara Beliti 

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS - Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan warga mengapung di Sungai Beliti di RT04, Kelurahan Pasar Muara Beliti, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas, Sabtu (13/6/2020) sekitar pukul 09.00.

Informasi yang dihimpun Sripoku.com menyebutkan, mayat yang saat ditemukan belum diketahui identitasnya itu pertama kali ditemukan oleh Sugihartono (39), warga RT 09 Kelurahan Pasar Muara Beliti, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas.

Kala itu, Sugihartono saat sedang mencari ikan di Sungai Beliti.

Luapkan Unek-unek, Krisdayanti Seret Nama Mantan Istri Raul Lemos, Pelan-pelan Bongkar Rahasia Dapur

Saat itu, dia melihat ada sesosok mayat dalam posisi mengapung, tertelungkup di pinggir sungai.

Melihat itu, dia kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT setempat, yaitu Damit dan salah seorang tokoh masyarakat Edi Yoso.

Selanjutnya temuan itu segera dilaporkan ke Polsek Muara Beliti.

Forkopimda Sumsel Kunjungi Dapur Umum Gugus Tugas Covid-19 Sumsel, Bagikan 1.500 Nasi Kotak Gratis

Kapolres Musi Rawas, AKBP Efrannedy, melalui Kapolsek Muara Beliti, AKP Dedi Purma Jaya, mengatakan setelah mendapatkan laporan selanjutnya anggota piket SPK Polsek Muara Beliti dan piket fungsi Polres Musi Rawas bersama tim medis Puskesmas Muara Beliti meluncur ke lokasi penemuan mayat tersebut untuk melakukan evakuasi.

Setelah berhasil dievakuasi, korban kemudian dibawa menggunakan mobil ambulans ke rumah sakit (RS) dr Sobirin.

"Hasil pemeriksaan awal pada tubuh mayat ditemukan luka pada perut namun belum jelas penyebabnya, apakah karena kekerasan atau dimakan binatang," kata AKP Dedi Purma Jaya, Sabtu (13/6/2020).

Penulis: Ahmad Farozi
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved