Lion Air Group Batal Terbang Hari Ini di Bandara Silampari Lubuklingau, NAM Air Mengudara 13 Juni
Lion Air Group dikabarkan memperpanjang masa untuk tidak melakukan penerbangan domestik di Bandara Silampari Lubuklinggau.
SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Lion Air Group dikabarkan memperpanjang masa untuk tidak melakukan penerbangan domestik di Bandara Silampari Lubuklinggau.
Padahal, salah satu Lion Air Group sebelumnya akan memulai penerbangan domestik sejak Rabu (10/6/2020) hari ini.
Informasi yang didapat, maskapai Lion Air Group kembali mengajukan surat pengundaran jadwal penerbangan domestik di Bandara Silampari Lubuklinggau.
Pihak Lion Air Group kembali mengajukan surat pengunduran sampai 30 Juni mendatang.
• Gambar Serigala Mencabik Mangsa Muncul Pertanda Prahara Krisdayanti & Aurel - Azriel: Terlalu Berani
Kepala Bandara Silampari, Mega Hardiansyah, mengatakan tidak mengetahui pasti apa penyebab Lion Air Group kembali mengajukan surat pengunduran jadwal penerbangan itu.
Ia juga menyampaikan, selain Lion Air Group, maskapai Nam Air juga sudah mengonfirmasi kepada pihak bandara akan memulai penerbangan pada 13 Juni mendatang.
Namun, lagi-lagi, ia belum bisa memastikan karena bisa jadi ada perubahan.
"Kita ini seperti halte saja, kalau ada yang mau operasi pada dasarnya kita sudah sangat siap," ungkapnya.
Ia menerangkan, untuk salah satu syarat calon penumpang bisa melakukan penerbangan harus dibuktikan melalui surat keterangan hasil rapid test atau PCR.
Pihak bandara sendiri sudah berkoordinasi dengan salah satu rumah sakit swasta di Kota Lubuklinggau jika penerbangan kembali normal.
• Posisi Achmad Yurianto Diganti Dokter Reisa Broto Asmoro, Mengapa? ini Jawaban Jubir Presiden Itu
"Syaratnya harus punya KTP, kemudian hasil rapid test atau PCR.
Apabila di daerah asalnya tidak tersedia, calon penumpang boleh meminta surat keterangan dari dokter Puskesmas menyatakan bebas influenza," terangnya.
Kemudian, sebagai upaya pencegahan dilapangan, pihak bandara sudah menyiapkan 31 petugas yang siap bekerja dengan menerapkan protokol kesehatan mulai dari pakai masker, memakai face shield dan menyiapkan sarana cuci tangan.
"Kita memberikan jaminan supaya penularan bukan dari petugas, termasuk APD lainnya, dan setiap tempat duduk kita kasih batas dan kita sediakan alat pengecek suhu tubuh," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/kedatangan-penumpang-di-bandara-silampari-lubuklinggau-sumsel.jpg)