Berita OKI

Detik-detik Rumah Panggung di OKI Roboh Akibat Hujan, 2 Anak Berada di Dalam Rumah Selamat

Satu rumah panggung di Kelurahaan Jua-jua Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel roboh.

Tayang:
Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Nando
Nopiyan Hendri saat menunjukan lokasi rumahnya yang roboh akibat hujan lebat, Senin (8/6/2020) siang. 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG -- Satu rumah panggung di Kelurahaan Jua-jua Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel roboh.

Robohnya rumah tersebut, akibat hujan lebat disertai angin kencang, Senin (8/6/2020) pagi.

Pantauan di lokasi, terlihat rumah yang berbahan bangunan dari kayu sudah porak poranda, karena tiang rumah tergerus air hujan.

Raut muka sedih terlihat saat Nopiyan Hendri yang telah menempati rumah sejak 11 tahun terakhir harus menerima kenyaataan pahit tersebut.

"Rumah ini sudah lama kami tempati berempat. Saya bersama istri dan dua anak yang masih kecil," ungkapnya saat menunjukan keadaan rumah yang telah ambruk.

Kasus Positif Covid-19 di PALI Tambah 2 Orang, Salah Satunya Kemungkinan Terpapar Saat Dirawat di RS

 

Bupati Bengkulu Selatan Nyamar Jadi Pedagang Pasar, Diprotes Pedagang Lain, Akhirnya Ini Terjadi

Rumah panggung dengan tiang penyangga berupa kayu tersebut dinilainya tidak mampu menahan air hujan yang sering menggenang di sekitar rumahnya.

"Karena tiang penyangga tidak menggunakan pondasi semen, namun hanya ditancapkan ke dalam tanah. Sedangkan setiap musim hujan air selalu menggenang,"

"Ya mungkin itu yang buat tiang tidak dapat menopang bangunan hingga roboh," kata pria yang keseharian sebagai tukang ojek.

Dijelaskan Nopiyan, waktu ambruknya rumah sekira pukul 07.00 atau setelah hujan berhenti.

"Sebelum ambruk tidak ada tanda-tanda sama sekali, makanya saya sempat mengantar istri bekerja,"

"Tetapi setelah pulang ke rumah saya kaget melihat rumah sudah rata dengan tanah bahkan banyak warga yang saat itu menyaksikannya," jelasnya.

Mulai Hari Ini Jam Operasional LRT Sumsel Berubah Lebih Pagi, Berikut Jadwalnya

 

Sejak Diberlakukan New Normal, 9 Pasang Calon Pengantin Sudah Daftar ke KUA Tebing Tinggi

Alhasil akibat kejadian itu, seluruh perabotan di dalam rumah dalam keadaan rusak parah dan tidak dapat diselamatkan.

"Walaupun rumah dan isinya rusak, saya masih bersyukur karena kedua anak yang saat kejadian berada di dalam rumah masih selamat," ujarnya.

Ia berharap bantuan renovasi rumah yang pernah dijanjikan pemerintah dapat segera terealisasikan.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved