Breaking News:

Waspadai Sesar Aktif

Analisis BMKG : Waspadai Sesar Aktif Gempa Bumi di Aceh

Pihak Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) memberikan warning terkait gejala gempa yang muncul beberapa Waktu belakangan.

Shutterstock/Kompas.com
Ilustrasi gempa bumi 

 

SRIPOKU.COM – Pihak Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) memberikan warning terkait gejala gempa yang  muncul beberapa Waktu belakangan.

 Sebagaimana dirilis KOMPAS.com menjelaskan bahwa Gempa bumi yang terjadi di Aceh dan Sabang pada Kamis (4/6/2020) lalu terjadi akibat aktivitas seismisitas yang aktif dari Sesar Aceh.

 Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) mencatat gempa bumi yang terjadi dengan kekuatan M 4,9 dan hingga Sabtu (6/6/2020) telah terjadi sebanyak 23 kali gempa susulan.

Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengatakan selama bulan Mei 2020 di wilayah Banda Aceh dan sekitarnya sudah tampak menunjukkan adanya kluster peningkatan aktivitas seismisitas yang aktif.

 "Daratan Aceh merupakan salah satu kawasan aktif gempa di Indonesia," kata Daryono dalam rilisnya.

Baca juga: Hingga Sabtu, BMKG Catat Ada 23 Gempa Bumi Susulan di Aceh

Bahkan, lokasi Kota Banda Aceh diapit dua segmen sesar aktif, yakni Segmen Aceh dan Segmen Seulimeum.

Di mana, kedua segmen sesar aktif ini, ke arah selatan saling bertemu dan membentuk Segmen Tripa.

Segmen Aceh perlu diwaspadai Daryono menjelaskan sejarah kegempaan di Indonesia menunjukkan Segmen Tripa pernah memicu gempa merusak dengan kekuatan magnitudo (M) 7,3 pada 23 Agustus 1936 dan menelan korban jiwa.

gempA
 Ilustrasi Gempa Bumi                                                                                                                      KOMPAS
Halaman
123
Editor: Salman Rasyidin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved