Breaking News:

PSBB Tahap Kedua, Pemkot Palembang Mendata Ada 33 ribu KK Untuk Mendapatkan Sembako

Untuk PSBB tahap kedua Pemkot Palembang telah memiliki data miskin baru sebanyak 33 ribu KK, yang akan dibantu paket sembako

handout
Wawako Palembang, Fitrianti Agustinda, saat memberikan bantuan. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Dinas Sosial Kota Palembang mengungkapkan telah melaporkan data jumlah masyarakat miskin baru di luar data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) yang lebih dahulu telah mendapatkan bantuan paket sembako pada penerapan PSBB tahap pertama.

Kepala Dinas Sosial Kota Palembang, Heri Aprian mengatakan penerima bantuan sosial penerapan PSBB tahap pertama yang berakhir 2 juni dipastikan tidak akan mendapatkan kembali bansos kedua, jumlahnya yakni 49 ribu KK.

"Karena kita akan memberikan bantuan sosial warga miskin baru," jelasnya, Sabtu (6/6/2020)

Heri menambahkan, untuk PSBB tahap kedua pihaknya telah memiliki data miskin baru sebanyak 33 ribu KK.

Namun, proses pembagian bantuan sosial paket sembako pada penerapan Kota Palembang PSBB tahap belum bisa direalisasikan karena masih menunggu persetujuan Walikota Palembang.

"datanya sudah kita sampaikan ke Wakil Walikota Palembang akan diteruskan pada Walikota Palembang," jelasnya.

Kasus Rumah Eko Purnomo Terkepung Tetangga Kini Berbeda Keadaanya dan Akan Dijual Rp 80 Juta

Zona Hijau dan Dipersilakan News Normal di PALI, Gubernur Berikan Peringatan Keras Jangan Gegabah

60 Persen Venue di OKU Layak Digunakan Porprov 2021

Lanjut Heri, pemerintah kota Palembang pada PSBB pertama telah mengucurkan anggaran sebesar Rp 8,8 Miliar dari 49 ribu KK penerima manfaat bansos dari Pemkot Palembang dimana satu paket sembako berharga Rp179.000. berisi 10 Kg Beras, 2 liter minyak, 2 kg gula dan satu kilo tepung terigu.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, paket sembako yang diperuntukkan terhitung untuk konsumsi selama 15 hari.

Dengan perhitungan anggaran jaring pengaman sosial berkisar Rp 50 miliar dari total Rp 200 miliar alokasi penanganan Covid-19.

Dewa menjelaskan distribusi paket sembako dipastikan akan berlanjut di tahap dua. Namun, Dinsos akan melakukan verifikasi dan validasi kembali.

"Konsekuensi adanya PSBB maka Pemerintah menyiapkan jaring pengaman sosial. Di tahap pertama sudah kita lakukan, maka di tahap dua ini juga sama akan kita kembali distribusikan," tutupnya.

Penulis: Rahmaliyah
Editor: adi kurniawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved