Berita Palembang

Mal-mal di Kota Palembang Diperbolehkan Buka Selama Tujuh Jam, Berikut Ini Komentar Pihak Pengelola!

Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang memberikan kelonggaran bagi dunia usaha untuk beroperasi selama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)

SRIPOKU.com/Rahmaliyah
Peninjauan Forkompinda Kota Palembang di kawasan Palembang Icon, Rabu (3/6/2020) 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang memberikan kelonggaran bagi dunia usaha untuk beroperasi selama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap 2.

Dalam Perwali perubahan terdapat penyesuaian jam operasional dunia usaha, dari sebelumnya boleh hanya lima jam kini menjadi tujuh jam operasional.

Mall Director Palembang Icon, Co ing menjelaskan, pihaknya mulai membuka Picon mall pada hari ini setelah sekian lama pusat perbelanjaan tersebut ditutup sementara.

Sebagian tenant sudah membuka gerainya masing-masing.

"Mulai malam ini kami infokan ke tenant-tenant lain agar kembali buka dan mulai usaha lagi. Jam operasional mall kami atur menjadi 11:00 WIB hingga 19:00 WIB," jelasnya.

Ia menegaskan soal protokol kesehatan di mall pihaknya sudah memfasilitasi dengan berbagai perlengkapan dengan pengecek suhu tubuh (thermo scanner) tempat cuci tangan dan jarak pada eskalator mall.

"Protokol tetap kita siapkan, mulai dari masuk hingga didalam mall," tuturnya.

Sementara itu, Walikota Palembang, H Harnojoyo menambahkan pelonggaran jam usaha diharapkan bisa memperbaiki omset dunia usaha yang hampir dua bulan terakhir terpaksa tutup sementara karena kondisi pandemi Covid-19.

"Seperti contoh Palembang Icon Mall ini yang menurut mereka omzet turun 70 hampir persen akibat dampak pandemi ini, hal ini juga dirasakan karyawan dan tenant-tenant," ungkapnya

Kendati jam operasional ditambah, pihaknya tetap mengimbau agar masyarakat betul-betul melaksanakan protokol kesehatan karena gugus tugas dibantu TNI-POLRI akan menyebar di pusat keramaian.

"Kita ingin hati nurani selaras dengan kesehatan, jadi ekonomi tetap hidup dan kesehatan masyarakat terjaga pula," tuturnya.

Sekertaris Daerah Kota Palembang, Ratu Dewa mengatakan, dengan pelonggaran ini juga diharapkan dunia usaha juga dapat memulai kembali mempekerjakan pegawai mereka yang selama ini harus dirumahkan.

"Kita harap perusahan/sektor usaha memanggil mereka untuk bekerja kembali sehingga menekan angka pengangguran di Kota Palembang yang terdampak karena Covid-19," jelasnya.

Penulis: Rahmaliyah
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved