Timnas Indonesia

Timnas Indonesia Tak Akan Berubah Sebelum Benahi Masalah Ini, Meski Dilatih Jose Mourinho

Pelatih asal Skotlandia itu hanya mendapat kesempatan kurang lebih 10 bulan untuk menangani timnas Indonesia.

SRIPOKU.COM/ANTON
Ilustrasi Jose Mourinho 

SRIPOKU.COM - Bek timnas Indonesia, Yanto Basna, menilai kekurangan timnas Indonesia terletak pada persoalan mental pemain dan bukan pada pelatih.

Timnas Indonesia terkenal sebagai tim yang paling sering berganti pelatih di ASEAN.

Dalam 10 tahun terakhir, timnas Indonesia telah mengganti pelatihnya sebanyak 12 kali.

Jumlah itu lebih dari dua kali lipat jumlah pelatih rival terberat timnas Indonesia, timnas Malaysia, yang hanya berganti sebanyak lima kali.

Bagaimana Persiapan Timnas Indonesia Menghadapi Piala AFF 2020? Musuh Bebuyutan Siapkan Tim Terbaik

Perubahan Rencana Thailand Pada Ajang Piala AFF 2020 Buat Perjuangan Timnas Indonesia Makin Berat

Didominasi Pemain Persija, Berikut 44 Pemain U-19 Yang Ikut TC Timnas Indonesia Untuk Piala AFC

Simon McMenemy menjadi salah satu korban pergantian pelatih yang sangat cepat di skuad Garuda.

Pelatih asal Skotlandia itu hanya mendapat kesempatan kurang lebih 10 bulan untuk menangani timnas Indonesia.

Simon didepak PSSI pada November 2019 seiring dengan rentetan kekalahan di Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Bek timnas Indonesia, Yanto Basna, menilai bahwa pergantian pelatih yang terlalu cepat bukanlah sesuatu yang baik.

Pemain belakang Persib Bandung, Rudolof Yanto Basna (depan).
Pemain belakang Persib Bandung, Rudolof Yanto Basna (depan). (simamaung.com)

Seharusnya, seorang pelatih timnas diberi kontrak jangka panjang untuk lebih mengenal karakter pemainnya.

"Menurut saya pelatih yang dipercayakan coba dikontrak beberapa tahun ke depan. Biar dia tahu (kenal) pemain," ucap Yanto dilansir Bolasport.com dari kanal Youtube Bang Bes.

Halaman
123
Editor: Adrian Yunus
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved