Breaking News:

Berita OKI

Ratusan Gram Sabu Dimusnahkan di Polres OKI, Hasil Tangkapan Sejak Maret 2020

Satuan Narkoba Polres Ogan Komering Ilir (OKI) menggelar pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu, Selasa (2/6/2020).

SRIPOKU.COM / Nando
Press Realese pemusnahan barang bukti Narkotika jenis Sabu di Mapolres Ogan Komering Ilir, Selasa (2/6/2020). 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG -- Satuan Narkoba Polres Ogan Komering Ilir (OKI) menggelar pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu, Selasa (2/6/2020).

Dilaksanakan di kantor Polres OKI, narkotika jenis sabu sebanyak 525 gram dimusnahkan dengan cara diblender lalu dicampur dengan cairan pembersih.

Kapolres OKI, AKBP Alamsyah Palupessy melalui Kasatres Narkoba Polres OKI, IPTU Agung Wijaya saat melakukan pemusnahan mengungkapkan bahwa barang bukti tersebut adalah hasil operasi yang dilakukan sejak tanggal 18 Maret lalu.

"Ratusan gram sabu yang kita musnahkan hari ini merupakan barang bukti yang diamankan hasil dari operasi yang dilakukan pada tanggal 18 Maret dan anggota kembali berhasil menangkap kelompok lain pada 2 April," ungkapnya.

Penarik Ojek di Ogan Ilir Meninggal Dunia Saat Mendorong dan Menyalakan Motor, Diduga Kelelahan

 

GALAU Mau Ikut UTBK Saat Pandemi Covid-19, Berikut Komentar Calon Mahasiswa di Palembang

Dilanjutkannya, tersangka yang berjumlah delapan orang tersebut berasal dari dua kelompok jaringan narkotika yang berbeda.

"Mereka ini terdiri dari dua kelompok jaringan Narkotika. Ya semuanya memiliki tugas masing-masing ada yang bertugas sebagai penjual, lalu ada yang menjadi kurir, pemilik, dan lain-lain," tuturnya.

Disebutkannya, ada sebagian narkotika yang dipergunakan untuk pemeriksaan di laboratorium serta sebagian lagi dipergunakan untuk pembuktian di persidangan.

"Ada sisa barang bukti sabu sebanyak 0.40 gram dipergunakan untuk kebutuhan pemeriksaan di laboratorium Polda Sumsel, lalu 5 gram untuk pembuktian saat di persidangan," jelasnya.

Covid-19 Belum Hilang Virus Ebola Muncul Kembali di Kongo, Virus Apa Itu & Bagaimana Penyebarannya?

 

Fitrianti Agustinda Pastikan Sekolah di Palembang Tidak Dibuka, Mulai Besok Guru & Staf Mulai Kerja

Dengan begitu, para tersangka ini dikenakan pasal 112 tentang narkotika dengan ancaman hukuman kurungan paling lama 20 tahun penjara.

"Para tersangka ini kebanyakan warga Palembang, tapi diamankan di wilayah Hukum Polres OKI,"

"Dan mereka semua dijerat pasal 112 UU RI No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun kurungan penjara," pungkasnya.

Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved