Jika Kompetisi Bergulir Tanpa Promosi & Degradasi, Sriwijaya FC Pastikan Diri Absen Dari Liga 2

Manajer Sriwijaya FC H Hendri Zainuddin SAg SH menyatakan pihaknya memastikan Laskar Sriwijaya bakal absen jika PSSI

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Manajer Sriwijaya FC H Hendri Zainuddin SAg SH menyatakan pihaknya memastikan Laskar Sriwijaya bakal absen jika PSSI memaksakan menggelar kompetisi tanpa Degradasi Promosi.

"Kita tidak ikut kalau kompetisi dijalankan tapi tidak ada degradasi promosi. Buat apalah. Bikin turnamen aja. Turnamen gak wajib mau ikut apa tidak. Kita pastikan gak ikut," tegas Manajer Sriwijaya FC H Hendri Zainuddin SAg SH usai mengikuti rapat virtual PSSI Liga 1 Indonesia dan Liga 2 Indonesia, Senin (1/6/2020).

Menurut Hendri ada berbagai pertimbangan kenapa PSSI masih bakal tetap menggelar kompetisi di tahun 2020 ini.

"Yang pertama kepentingan Timnas akan berlaga. Terus ada Piala Dunia U-20 2020, saya lihat perwakilan Indonesia di AFF, di AFC, di mana-mana itu kan ditentukan oleh Liga. PSSI harus hidup juga Badan Liga harus hidup juga dengan sponsor. Tentu itu yang akan jadi pekerjaan dengan New Normal PSSI," papar HZ.

Hendri menepis anggapan jika klub keberatan dilakukan rapid test terhadap pemain setiap jelang pertandingan nantinya.

3 Kesimpuan Hasil Rapat PSSI, Hendri Zainuddin Sebut Masih Simpang Siur, Tak Ada Degradasi & Promosi

Semburkan Air dan Lumpur Setinggi 12 Meter Selama 7 Jam, Pengeboran Batubara di Lais Muba Disetop

Belum 2 Bulan Nikah, Zaskia Gotik Tokcer Hamil Dua Minggu, Istri Sirajuddin Ungkap Fakta Mengejutkan

"Tentunya sesuai protokol kesehatan. Setiap klub itu setuju. Tapi juga klub minta pergantian pemainnya tidak tiga kali lagi. Bisa lima kali. Terus pemain yang kena Covid-19 Virus Corona nantinya bisa diganti. Kalau klub ini 10 wong corona, mati kito. Tanpa penonton. Itu dibicarakan PSSI yang akan mensubsidi klub. Tetapi kita berharap dengan persiapan yang panjang ini corona semakin landailah," terangnya.

HZ yang juga Wakil Dirut PT SOM (Sriwijaya Optimis Mandiri) selaku pengelolah klub Sriwijaya FC menyatakan tidak mempermasalahkan kompetisi berjalan home tournament.

"Apapun bentuknya kita mengikuti, tapi harus tegas. Persoalannya saya bilang tadi kita sudah dua bulan minta pendapat kita minta hentikan karena faktor kesehatan, nah setelah ini perjalanannga ada New Normal harus dijalankan. Ya kita harus ikut apapun risikonya," kata HZ yang juga Ketum KONI Sumsel.

Rapat Virtual dengan PSSI menelorkan tiga kesimpulan, dan Sriwijaya FC mengusulkan agar secepatnya PSSI memberi ketegasan. Pasalnya Kompetisi dijadwalkan bakal dimulai 2 Oktober 2020.

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: adi kurniawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved