Masyarakat Hukum Adat Dalam Perda

Penjabaran 4 Persyaratan Yuridis Masyarakat Hukum Adat Dalam Perda

Mencermati empat persyaratan yuridis masyarakat hukum adat yang perlu diatur di dalam Peraturan Daerah sesuai ketentuan Pasal 18 B UUD 1945

SRIPOKKU.COM/DERYARDLI
Albar Sentosa Subari SH.MH, Ketua Pembina Adat Sumsel. 

SRIPOKU.COM-- Mencermati empat persyaratan yuridis masyarakat hukum adat yang perlu diatur di dalam Peraturan Daerah sesuai ketentuan Pasal 18 B Undang Undang Dasar 1945 (hasil amendemen).

Ketentuan tersebut menurut ketua pembina adat Sumsel Albar Sentosa Subari SH.MH dalam perbincangan dengan SRIPOKU.COM beberapa hari lalu   yakni : Negara mengakui dan meng­hormati kesatuan kesatuan masyarakat hukum adat beserta hak hak tradisional nya:

a. sepanjang masih hidup :

b. dan sesuai dengan perkembangan masyarakat :

c dan prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia :

d. yang diatur dalam undang undang.

Maka makna ketentuan tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut :

a. Makna anak kalimaf "sepanjang masih hidup" adalah bahwa bila kesatuan masyarakat hukum adat beserta hak hak tradisionalnya ternyata masih hidup (memiliki pemangku adat, memiliki anggota komunitas adat. Selain itu memiliki kejelasan teritori pemberlakuannya) dan nilai nilai a­dat dimaksud saat ini digunakan sebagai pengatur sikap dan perilaku masyarakatnya, maka kesatuan masyarakat hukum adat tersebut harus dihormati dan diakui oleh Negara.

b. Makna anak kalimat "sesuai dengan perkembangan masyarakat" adalah bahwa bila sistem nilai adat yang berlaku di dalam komunitas adat tersebut ternyata masih dihormati dan diakui oleh se­ge­nap komunitas adatnya (Secara internal, serta tidak bertentangan dengan nilai nilai sosial yang dianut oleh masyarakat luas (secara eksternal).

Maka nilai nilai adat tersebut harus dijaga dan dilestarikan, serta wajib dihormati dan diakui oleh komunitas lainnya tatkala berada dalam kehidupan komunitas tersebut (dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung.

Halaman
12
Editor: Salman Rasyidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved