Pelamar CPNS di Sumbar Lulus Tapi Tak Diundang Pelantikan, Diduga Diskriminasi Peserta Disabilitas

Direktur LBH Padang Wendra Rona Putra menyoroti adanya kasus dugaan diskriminasi kepada Alde Maulana.

Pendafataran CPNS 

SRIPOKU.COM -Saat para peserta menunggu kepastian jadwal Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2019, muncul sebuah kabar mengejutkan.

Alde Maulana, seorang peserta CPNS di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang sebelumnya telah dinyatakan Lulus seleksi batal dilantik. 

Diketahui, Alde Maulana adalah laki-laki penyandang disabilitas yang sebelumnya telah dinyatakan Lulus menjadi CPNS di BPK Perwakilan Sumatera Barat.

Direktur LBH Padang Wendra Rona Putra menyoroti adanya kasus dugaan diskriminasi kepada Alde Maulana.

Biaya Perawatan Pasien Covid-19 Memang Ditanggung Negara, Tapi Satu Orang Bisa Capai Rp 105 Juta!

Pasien Sembuh dari Covid-19 di Muaraenim Terus Bertambah, Kini Tinggal Satu Pasien yang Dirawat

Inilah 12 Kegiatan yang Dilakukan Tiap Zodiak Ketika Libur Lebaran Ini: Aries Silaturahmi Online

"Alde Maulana diduga menjadi korban diskriminasi terhadap penyandang disabilitas dalam pengabaian hak atas pekerjaan yang diduga dilakukan oleh BPK RI," kata Wendra, dalam keterangan tertulis yang sudah dikonfirmasi Tribunnews.com, Senin (25/5/2020).

Diceritakan awalnya Alde sebagai korban mengikuti seleksi CPNS BPK RI melalui formasi disabilitas dan dinyatakan Lulus menjadi CPNS BPK RI pada 24 Januari 2019.

Berdasarkan Surat Keterangan Disabilitas, korban merupakan penyandang disabilitas dengan raga lapang pandang kedua mata sebelah kiri buta 50 persen, lumpuh layu atau kaku tangan dan kaki sebelah kiri.

Korban dapat melakukan aktivitas keseharian yang bisa dilakukan seperti berdiri, makan dan minum, mandi dan mencuci.

Kemudian, Wendra mengungkap koban diwajibkan mengikuti Diklat Orientasi Ke-BPK-an di Medan pada bulan Maret 2019.

Dimana korban mengalami sakit berupa kejang-kejang sehingga tidak mengikuti kegiatan selama dua hari.

Halaman
1234
Editor: Fadhila Rahma
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved