Kemerdekaan Pers Dicederai

Forum Pemred : Kemerdekaan Pers Dicederai Terkait Teror Terhadap Wartawan

Adanya terror terhadap wartawan yang menurut Forum Pemimpin Redaksi Indonesia merupakan pencederaan kemerdekaan pers

Pixabay/Engin_Akyurt
Ilustrasi jurnalistik 

SRIPOKU.COM --Adanya terror terhadap wartawan yang menurut Forum Pemimpin Redaksi Indonesia (Forum Pemred) merupakan pencederaan kemerdekaan pers dan juga mengkhianati kehidupan demokrasi di Tanah Air.

Mengutip Intisari-online.com, terkait itu Forum Pemimpin Redaksi Indonesia (Forum Pemred) mendesak pihak kepolisian untuk memroses pelaku teror dan bahkan ancaman pembunuhan terhadap wartawan detik.com.

 “Forum Pemred mengingatkan jika terjadi kekeliruan dalam pemberitaan semestinya masyarakat menempuh mekanisme hak jawab sesuai ketentuan UU Pers 40/1999.

Jika belum puas dengan cara itu bisa mengadukan permasalahan ke Dewan Pers,” kata Ketua Forum Pemred Kemal Gani dalam pernyataannya, Jumat (29/5).

Sejak Selasa 26 Mei 2020 lalu, wartawan detikcom mengalami intimidasi, doxing, teror, bahkan diancam akan dibunuh.

Ini karena sang jurnalis menjalankan profesinya sebagai wartawan.

Dia menulis berita tentang salah satu kegiatan Presiden Joko Widodo.

Jurnalis dan Pers tentu tidak luput dari kesalahan.

Namun, kekeliruan pemberitaan jelas tidak boleh menjadi alasan adanya intimidasi, kekerasan, teror, bahkan ancaman pembunuhan.

UU Pers dibuat supaya ada kepastian koreksi dapat dilakukan, dengan tetap menjunjung perlindungan terhadap kebebasan pers.

Halaman
12
Editor: Salman Rasyidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved