Advetorial

Semangat Penyuluh Sulap Pertanian Jadi Magnet di Tengah Pandemi

Di saat sektor jasa dan usaha terpuruk, sektor pertanian masih tetap eksis. Hal itu bisa menjadi modal kuat menghadapi ancaman krisis pangan akibat

Dokumen SMK PP Negeri Sembawa
Tri Handoyo membudidayakan semangka jenis inul yang digemari masyarakat karena minim biji. 

SRIPOKU.COM, BANYUASIN -- Di saat sektor jasa dan usaha terpuruk, sektor pertanian masih tetap eksis.

Hal itu bisa menjadi modal kuat menghadapi ancaman krisis pangan akibat pandemi covid-19.

Begitupun dengan banyaknya pengurangan karyawan pada sektor jasa dan usaha, sebaliknya pertanian menjadi magnet untuk ditekuni.

Di bawah binaan BPP Kecamatan Rambutan, Sunarno yang merupakan penyuluh sekaligus koordinator BPP memberikan semangat kepada pemuda-pemuda termasuk Tri handoyo untuk terjun ke dunia pertanian.

Dengan asset sebanyak 2 Hektar Tri Handoyo membudidayakan semangka jenis inul yang digemari masyarakat karena minim biji.

“ke depan, saya akan terus belajar bagaimana cara budidaya semangka, sehingga mendapatkan keuntungan yang besar, pertanian jadi mata pencaharian yang menjanjikan di tengah covid-19 karena saya tidak lagi bekerja di kontraktor di karenakan pengurangan pekerja,” ujar Tri Handoyo.

Generasi Muda Pertanian Cakap, SMK PP Negeri Sembawa Gelar Ujian PKL on Cloud

 

Laboratorium APHP SMK PP Negeri Sembawa Produksi Abon Ikan Gabus

Tri Handoyo merupakan pemuda 22 tahun yang semula bekerja pada sektor jasa bangunan konstruksi jalan tol, karena dampak pandemi dan pengurangan karyawan mengharuskan dia untuk mencari penghasilan dari bidang lain.

Dengan bertani semangka di lahan seluas 2 Hektar, dia dapat memenuhi kebutuhan hidupnya dan keluarga.

Hasil panen semangka tidak susah didistribusikan karena langsung diambil oleh pedagang.

Selaras dengan ini program Kementerian Pertanian terus berupaya dalam regenerasi petani, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengajak seluruh insan pertanian untuk Percepat regenerasi, ditambahkan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi

"Keterlibatan generasi milenial dalam mendukung, mengembangkan dan memajukan sektor pertanian sangat dibutuhkan. Pertanian harus didukung kalangan milenial sebagai generasi muda, mendukung upaya pemerintah melakukan regenerasi petani sekaligus melahirkan pengusaha muda pertanian yang berdampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat pertanian Indonesia,"

Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved