Berita Palembang

Walikota Palembang Harnojoyo Tinjau Check Poin Saat Penerapan PSBB Palembang

Walikota Palembang H.Harnojoyo, kembali meninjau check point, pelaksanaan pemeriksaan penguna kendaraan mengenakan alat pelindung diri (APD)

SRIPOKU.COM / Rahmaliyah
Walikota Palembang Harnojoyo memeriksa check poin pada penerapan sanksi PSBB Palembang, Selasa (26/5/2020) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -– Walikota Palembang H.Harnojoyo, kembali meninjau check point, pelaksanaan pemeriksaan penguna kendaraan mengenakan alat pelindung diri (APD) di hari ke enam pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Palembang.

Selasa (26/5/2020) Harnojoyo yang turun langsung melakukan pemeriksaan PSBB Palembang di jalan jalan utama Kota Palembang tepatnya di jalan HM Ryacudu 8 Ulu Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, Palembang.

Ia memberhentikan setiap penguna kendaraan yang melintasi baik roda empat dan roda dua.

Setelah melakukan pemeriksaan orang nomor satu di kota Palembang mempersilahkan pengendara melanjutkan perjalanan.

“Tadi ada pengendara mobil pribadi yang masih duduk bersebelahan, tetapi mereka memakai masker, sudah kita tegur, alhamdulilah penguna kendaraan lain juga baik roda dua dan empat sudah sadar mengenakan masker saat berkendara,” jelasnya.

BREAKING NEWS: Rombongan Peziarah Tenggelam di Desa Tanjung Atap OI, 13 Tenggelam 4 Meninggal

 

PSBB Palembang, Sejumlah Mal di Palembang Buka Selama 5 Jam, Buka Pukul 12.00, Tutup Pukul 17.00

PSBB yang mulai digaungkan sejak 20 Mei hingga saat ini melalui tahap sosialiasi terlebih dahulu kepada masyarakat, kata Harnojoyo, cukup mengenai sasaran, buktinya kesadaran masyarakat untuk menjalankan protocol kesehatan ini telah dipatuhi.

“Alhamdulilah kesadaran masyarakat kita meningkat,” tegasnya lagi.
Disingung, penerapan PSBB yang diberlakukan, belum diikuti penurunan penyebaran penularan Covid 19 di kota Palembang ini, Harnojoyo menjelaskan, akan mengevaluasi kembali PSBB yang telah diterapkan.

“Seperti daerah lain yang telah menerapkan PSBB ini untuk menekan penyebaran Covid 19, lantas kalau masih terjadi penyebaran kedepanya bias saja kita evaluasi untuk lebih baik lagi,” tegasnya.

Nah, sangsi PSBB yang sudah mulai diterapkan sejak H+2 hari raya Idul Fitri, cukup memberi efek jera masyarakat, baik itu sangsi moral maupun sangsi administrative.

“Sangsi sudah kita terapkan, mereka yang belum mengindahkan protoko kesehatan sudah kita beri sangsi seperti membersihkan taman,” ungkapnya.

Halaman
12
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved