Breaking News:

Lafaz Niat Puasa Syawal 1441 H Digabung Niat Puasa Senin Kamis, Hukum dan Tata Caranya

Dari keterangan di atas, puasa syawal termasuk ibadah maqsudah li dzatiha sementara senin kamis laisa maqsudah li dzatiha.

Penulis: Rizka Pratiwi Utami | Editor: Welly Hadinata
Puasa Syawal 

SRIPOKU.COM - Di bulan Syawal seperti saat ini, ada ibadah sunah yang sering dilakukan umat Islam.

Selain ada hari raya Idul Fitri tiap 1 Syawal, di bulan Syawal ini juga ada ibadah khusus yaitu puasa Syawal atau biasa disebut Puasa Enam.

Jumlah puasanya enam hari, bisa dikerjakan secara berturut-turut enam hari atau berselang-seling atau tak berturut-turut namun ketika bulan Syawal berakhir harus genap enam hari.

Dilansir Sripoku.com dari ceramah ustaz Khalid Basalamah dan Ustaz Adi Hidayat apakah boleh menggabungkan puasa senin kamis dan puasa Syawal. 

Ternyata hukummnya boleh, asal sesama puasa sunnah. 

Menurut Ustad Khalid Basalamah, keutamaan puasa adalah dapat menjauhkan pelakunya dari api neraka sejarak 70 tahun untuk sekali puasa.

Belum lagi jika kita berpuasa Syawal, maka akan mendapatkan pahala sama dengan berpuasa setahun penuh.

“Diriwayatkan oleh Imam Muslim, Nabi Muhammad bersabda siapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal maka dia akan mendapatkan pahala sama dengan berpuasa setahun penuh nonstop,” ujarnya.

Hijrah Pasca Keluar dari Penjara, Roro Fitria juga Mantap Ubah Suaranya, tak Cempreng bak Anak Kecil

Liga Italia Akan Bergulir, AC Milan Dibuat Cemas Gara-gara Cidera Zlatan Ibrahimovic

Terkait penggabungan puasa Syawal dengan puasa sunah lainnya, dia mengatakan boleh asalkan sesama puasa suna

“Kalau dengan yang wajib nggak boleh. Misalnya puasa Syawal digabung dengan puasa bayar utang Ramadhan. Itu tak boleh karena puasa utang itu hukumnya wajib,” terangnya.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved