Virus Corona di Sumsel

Komentar Harnojoyo Pasca Video Viral Hiburan Musik di Kediamannya di Tengah PSBB Palembang

Walikota Palembang, H Harnojoyo menegaskan bahwa terkait beredarnya video yang viral, menyebutkan dirinya menggelar open house bukan seperti yang

Penulis: Rahmaliyah | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM/Rahmaliyah
Walikota Palembang, H Harnojoyo saat ditemui di Rumah Dinas Walikota Palembang usai rapat terkait pendistribusian sembako dari Presiden, Selasa (5/5/2020) 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Walikota Palembang, H Harnojoyo menegaskan bahwa terkait beredarnya video yang viral, menyebutkan dirinya menggelar open house bukan seperti yang diberitakan.

"Halal bihal gimana, kan tidak ada pengumuman untuk open house. Yang hadir itu keluarga saya. adik-adik saya tahun ini tidak ada yang pulang kampung. Jadi mereka ke rumah saya," jelasnya, Selasa (26/5/2020)

Disebutkan Harno, rata-rata yang singgah adalah keluarga, sahabat. Menurutnya, bapak-bapak ini (pejabat) tidak ada yang hadir.

"Kalau pak sekda kan memang Koordinasi, tidak hanya hari lebaran. Tengah malam datang pun datang saya terima," tegasnya.

Sebuah video beredar di media sosial, Minggu (24/5/2020) malam.

Pedagang Hingga Keluarga Kontak dengan Pasien Diduga Corona Jalani Rapid Test di Pustu Kebon Semai

 

Hilang Pasca Putus dari Billy Syahputra, Penampilan Baru Hilda Vitria Disorot, Cantik Pakai Hijab

Video tersebut menunjukkan suasana open house hari pertama lebaran di kediaman pribadi Walikota Palembang, Harnojoyo di Jalan Alamsyah Ratu Prawiranegara Musi II Palembang.

Yang menjadi sorotan di dalam video tersebut turut dihadiri beberapa pejabat di lingkungan Pemkot Palembang.

Padahal Palembang sendiri dalam suasana Covid-19 dan pemberlakukan PSBB Palembang.

Di dalam video juga terlihat ada musik live-nya.

Beberapa pejabat terlihat bergantian bernyayi.

Padahal di dalam perwali nomor 14 tahun 2020 Bagian Keenam
Pembatasan Kegiatan Sosial dan Budaya
Pasal 16
(1) Selama pemberlakuan PSBB, dilakukan penghentian sementara atas kegiatan sosial dan budaya yang menimbulkan kerumunan orang.

(2) Kegiatan sosial dan budaya sebagaimana dimaksud pada ayat (1) termasuk pula kegiatan yang berkaitan perkumpulan atau pertemuan:
a. politik;
b. olahraga;
c. hiburan;
d. akademik; dan
e. budaya.

Pasal 17
(1) Dikecualikan dari penghentian atas kegiatan sosial dan budaya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 16 ayat (1), untuk kegiatan:
a. khitan;
b. pernikahan; dan
c. pemakaman dan/atau takziah kematian yang bukan karena COVID-19.

Kasus Pasien Covid-19 di OKI Melonjak, Ada 28 Pasien Tambahan Baru, Total 59 Covid-19 di OKI

 

Pedagang Hingga Keluarga Kontak dengan Pasien Diduga Corona Jalani Rapid Test di Pustu Kebon Semai

Saat dikonfirmasi kegiatan tersebut, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palembang, Adrianus Amri saat dimintai konfirmasi mengaku, tidak ada kegiatan open house di kediaman dinas Walikota maupun kediaman pribadi Walikota.

"Usai sholat Ied keluarga memang ada tamu datang dan rata-rata keluarga yang datang. Tidak ada agenda open house untuk masyarakat umum," ungkapnya.

Amri menjelaskan, Walikota sempat mengikuti agenda zoom meeting dengan Gubernur terkait halal bi halal, kebetulan Walikota lagi ada di kediaman pribadinya di Musi 2 Palembang.

Diakuinya, memang ada beberapa pejabat yang mendampingi Walikota zoom meeting dengan gubernur.

"Ada beberapa pejabat yang mendampingi, tapi tidak banyak. Selama kegiatan sudah disiapkan tempat cuci tangan," tutupnya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved