4 Tips Cegah Makan Berlebih Saat Lebaran, Perhatikan Hal Ini Demi Kurangi Risiko Masalah Kesehatan

Perlunya menjaga pola makan menu lebaran agar tidak berlebihan, Anda bisa mengurangi risiko masalah kesehatan.

Tayang:
Penulis: Tria Agustina | Editor: Welly Hadinata
https://www.google.co.id/
Ilustrasi - Diet Setelah Lebaran Idul Fitri. 

SRIPOKU.COM - Masih dalam suasana dan nuansa hari raya Idul Fitri atau lebaran, tentunya pasti tak bisa dijauhan dari beragam menu makanan lezat menggoda selera.

Salah satunya makanan berupa daging dan santan yang selalu ada ketika lebaran tiba.

Simak empat tips mencegah makan berlebihan saat lebaran di bawah ini.

Tentunya momen lebaran adalah perayaan besar setelah umat Muslim menjalankan ibadan puasa Ramadhan.

Di mana lebaran dirayakan dengan antusias lewat tradisi silaturahmi dan menikmati aneka sajian makanan istimewa.

Beberapa makanan tersebut jamak tinggi kalori seperti opor ayam, rendang sapi, semur daging, kacang goreng, sampai nastar nanas.

Melansir laman resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes), berikut daftar kalori beberapa makanan populer khas Lebaran:

Kalori nastar nanas per buah 75 kkal
Kalori kacang goreng per 100 gram 151 kkal
Kalori opor ayam per porsi 392 kkal
Kalori rendang sapi per porsi 468 kkal
Kalori semur daging sapi per porsi 337 kkal
Kalori sambal goreng ati sapi per porsi 346 kkal
Kalori ketupat per lima buah 176 kkal
Untuk mencegah penumpukan kalori saat Hari Raya Idul Fitri, Anda perlu bijak menjaga pola makan dan diimbangi olahraga.

Berikut tips agar tetap sehat tanpa makan menu lebaran berlebihan dilansir dari laman Kompas.com.

Ilusrasi
Ilusrasi (Serambinews.com)

Tips Mengolah Daging Sapi yang Benar Sebelum Dimasak Agar Cepat Empuk, Berikut Bahan-bahannya

1. Perhatikan porsi menu lebaran

Melansir Times of India, banyak orang cenderung gelap mata saat tersedia banyak hidangan di meja makan.

Namun, Anda perlu tetap mengontrol nafsu makan agar berat badan tidak melonjak setelah puasa karena makan berlebihan.

Caranya dengan makan dengan penuh kesadaran. Dengan menjaga kesadaran mengenai kebutuhan asupan, Anda bisa terhindar dari makan berlebihan.

Menurut Kemenkes, baiknya menu lebaran hanya dimakan sekali saja.

2. Imbangi dengan sayur dan buah-buahan

Umumnya saat Lebaran tersedia banyak camilan tinggi gula dan kalori seperti nastar nanas dan kastengel.

Untuk mengimbanginya, jangan lupa makan serat sayur dan buah-buahan.

Sayur-sayuran yang tinggi serat dapat mencegah makan berlebihan.

Sedangkan buah-buahan dapat mengontrol keinginan mengonsumsi asupan manis seperti minuman es bersirup dan kue kering.

3. Jangan terus-terusan berada di dekat meja makan

Setelah kelar makan atau menikmati sajian menu lebaran, segera beranjak dan tinggalkan meja makan.

Ketika perut sudah terasa penuh, seharusnya otak bisa mengirimkan sinyal untuk berhenti makan.

Tapi, duduk mengitari suguhan makanan bisa mengaburkan sinyal rasa kenyang dan membuat Anda terus-terusan ingin makan padahal perut sudah penuh.

4. Sempatkan olahraga ringan

Olahraga membuat tubuh terasa bugar, bahagia, dan rileks.

Olahraga juga membantu tubuh mengeluarkan hormon bahagia yang berdampak positif untuk suasana hati.

Selain itu, manfaat olahraga juga dapat mengontrol pola makan.

Kendati sedang merayakan Lebaran, sempatkan olahraga ringan setidaknya 30 menit di pagi atau sore hari.

Dengan menjaga pola makan menu lebaran yang tidak berlebihan, Anda bisa mengurangi risiko masalah kesehatan seperti kolesterol, hipertensi, sampai berat badan naik.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved