Jangan Buru-buru Dibuang, Ini Prosedur Cara Menukarkan Uang Rusak, Lusuh dan Cacat ke Bank Indonesia

Penukaran bisa dilakukan di kantor pihak lain yang disetujui BI atau pada waktu kegiatan kas keliling pihak lain yang disetujui oleh Bank Indonesia

SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA
Ilustrasi: Salah seorang warga menukar uang rusak di lapak BI di Desa Penuguan Banyuasin, Selasa (26/9/2017) 

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Jika anda memiliki uang rusak dan tidak layak edar, jangan buru-buru untuk membuangnya.

Uang rusak tersebut anda tukarkan dengan uang layak edar di Kantor Bank Indonesia (BI).

Penukaran uang rusak tidak layak edar dengan uang layak edar dapat dilakukan di kantor Bank Indonesia ( BI) setempat atau pada waktu kegiatan kas keliling Bank Indonesia. 

Penukaran uang rusak tidak layak edar dengan uang layak edar juga bisa dilakukan di kantor pihak lain yang disetujui oleh BI atau pada waktu kegiatan kas keliling pihak lain yang disetujui oleh Bank Indonesia.

Berikut Jadwal Operasional Bank di Palembang Selama Libur Lebaran

Siapkan Rp 2,8 Triliun untuk Kebutuhan Lebaran, Ini Daftar Bank Mandiri yang Beroperasi Selama PSBB

Sejumlah Pegawai Bank di OKU Terpapar Covid-19, BI Sumsel: Kami Kembalikan Ke Bank Bersangkutan

Punya Uang Rusak, Jangan Dibuang. Ini Syaratnya Supaya Bisa Ditukar

 

Uang tidak layak edar meliputi uang lusuh, uang cacat, uang rusak, dan uang yang telah dicabut dan ditarik dari peredaran.

Dikutip dari keterangan resmi BI, Minggu (24/5/2020), apabila uang rusak dapat dikenali ciri-ciri keasliannya dan memenuhi kriteria penggantian uang rusak, bank wajib menukar uang rusak tersebut dengan uang layak edar sejumlah uang rusak yang ditukarkan.

Bacaan Niat Puasa Syawal Dalam Tulisan Arab, Latin, dan Hukumnya Digabung dengan Puasa Senin-Kamis

Apabila ciri-ciri keasliannya sulit diketahui, penukar wajib mengisi formulir permintaan penelitian uang rusak untuk penelitian selanjutnya.

Uang rusak yang ciri-ciri keasliannya sulit dikenali dapat dikirimkan dalam kemasan yang layak ke BI. Hasil penelitian dan besarnya penggantian akan diberitahukan pada kesempatan pertama.

Berikut syarat uang rusak yang diberi penggantian sesuai nilai nominal:

  • Fisik Uang Kertas > 2/3 (lebih besar dari dua pertiga) ukuran aslinya dan ciri uang dapat dikenali keasliannya.
  • Uang Rusak masih merupakan suatu kesatuan dengan atau tanpa nomor seri yang lengkap dan > 2/3 (lebih besar dari dua pertiga) ukuran aslinya serta ciri uang dapat dikenali keasliannya.
  • Uang Rusak tidak merupakan satu kesatuan, tetapi terbagi menjadi paling banyak 2 (dua) bagian terpisah dan kedua nomor seri pada uang rusak tersebut lengkap dan sama serta > 2/3 (lebih besar dari dua pertiga) ukuran aslinya dan ciri uang dapat dikenal keasliannya.

Update Virus Corona di Sumsel, Bertambah 11 Kini Kasus Positif Covid-19 Menjadi 736 Kasus

Uang rusak yang tidak diberi penggantian sesuai nilai nominal:

  • Fisik Uang Kertas ≤ 2/3 (kurang dari atau sama dengan dua pertiga) ukuran aslinya.
  • Uang Rusak tidak merupakan satu kesatuan, tetapi terbagi menjadi paling banyak 2 bagian terpisah dan kedua nomer seri uang rusak tersebut beda.

Berikut prosedur cara menukarkan uang rusak ke Bank Indonesia:

  1. Bawa uang rusak yang masih memenuhi persyaratan di atas.
  2. Kunjungi kantor BI atau bank umum yang melayani penukaran uang rusak.
  3. Serahkan uang yang ingin ditukarkan kepada petugas.
  4. Petugas akan melakukan scanning terhadap uang tersebut.
  5. Jika uang rusak tersebut masih memenuhi syarat yang telah ditentukan oleh BI, maka uang kita akan diganti dengan nominal yang sama.
  6. Jika uang tersebut tidak memenuhi persyaratan, maka kita diminta untuk mengisi formulir pengajuan penelitian.
  7. Jika tidak ingin melanjutkan proses penelitian lebih lanjut, maka uang tersebut akan dikembalikan ke pemiliknya.
Uang yang dicabut dan ditarik dari peredaran

Bank Indonesia memberikan penggantian sebesar nilai nominal kepada masyarakat yang menukarkan uang yang dicabut dan ditarik dari peredaran sepanjang masih dalam jangka waktu 10 tahun sejak tanggal pencabutan dan masih dapat dikenali keasliannya.

BREAKING NEWS: Beredar Foto Petugas Pakai APD Evakuasi Mayat di Jalan Pipareja Kemuning Palembang

Sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia No.23 Tahun 1999 Tentang Bank Indonesia sebagaimana telah diubah dengan UU RI No.3 Tahun 2004 pada pasal 23 ayat 4 disebutkan bahwa “hak untuk menuntut penukaran uang yang sudah dicabut, tidak berlaku lagi setelah 10 tahun sejak tanggal pencabutan”.

Batas akhir penukaran uang Rupiah yang telah dicabut dan ditarik dari peredaran dapat dilihat di website Bank Indonesia dalam Daftar Uang yang Dicabut.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul  "Prosedur Cara Menukarkan Uang Rusak ke Bank Indonesia"Penulis : Muhammad Idris

Editor: Sudarwan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved