Fakta Korban Penyekapan di Palembang pada Akhirnya Terancam Dipenjara, Bermula dari Laporan Istrinya

datang seorang perempuan membuat laporan ke Polda Sumsel Jumat (22/5/2020) pagi atas peristiwa penyekapan terhadap suaminya.

SRIPOKU.COM / Bayazir Al Rayhan
Istri korban penyekapan saat melaporkan kejadian penyekapan yang dilakukan tetangganya, Jumat (22/5/2020) 

Dari pengakuan korban, dirinya memang memakai barang haram narkoba.

Akan tetapi dirinya mengelak ketika ditanya menggunakan barang haram narkoba bersama dengan wahyu.

"Memang aku makai narkoba, cuma aku makainya sore sebelum aku beli narkoba yang disuruh oleh Wahyu itu," kata Benni.

Dikatakannya saat disekap, ia tidak sedikitpun menerima bentuk kekerasan dari tersangka, hanya saja dirinya tidak diperkenankan pergi keluar dari rumah tersebut.

 Ketua DPRD OI Panggil Honorer RSUD OI yang Dipecat Bupati, Suharto: Mau Kalian Apa, Kami Fasilitasi

"Ya aku cuma dikurung aja, tidak boleh keluar dari rumah itu," singkatnya.

Menurut Dirkrimum Polda Sumsel, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap korban. nantinya pihak Polda Sumsel akan menyerahkan korban ke pihak Polsek IT II Palembang untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

"Iya akan kita periksa dulu korban dan kita lakukan penyelidikan, setelah selesai penyelidikan korban akan kita serahkan ke Polsek IT II Palembang," jelas Kombes Pol. Hisar Siallagan.

Cerita Reni Saat Tahu Suami Disekap

Menurut Reni Jumat (22/5/2020), dirinya disekap saat mengetahui suaminya disekap oleh tersangka sekira Jumat (22/5/2020) pukul 01.00 WIB.

Mengetahui suaminya disekap, lantas Reni langsung menyusul ke rumah tersangka.

Sesampainya di rumah tersangka, Reni diminta untuk mencari sejumlah uang senilai Rp 30 juta, akan tetapi tak berhasil menemukan uang tersebut.

 RS HM Rabain Bukan Pusat Penularan Covid-19 di Muaraenim, Jubir: Jangan Takut Berobat ke Sini

 Corona di Sumsel Jadi 693 Kasus, Meninggal 22, Sembuh 95, Total di Indonesia 20.796 Kasus Covid-19

 Diduga Menyekap & Memeras Seorang Warga, 2 Pria di Palembang Ini Diamankan Jatanras Polda Sumsel

Paginya, menurut Reni, dirinya diminta untuk mengambil sertifikat rumah. Mengetahui hal tersebut Reni langsung pulang tetapi tidak lagi kembali.

"Disuruh ambil sertifikat, aku pulang langsung tapi tidak balik lagi kemudian langsung aku laporkan ke Polda Sumsel," kata Reni.

Dua dari empat tersangka berhasil diamankan oleh Jatanras Polda Sumsel di kediamananya, sedangkan korban berhasil diselamatkan.

Kedua tersangka saat ini diamakan di Mapolda Sumsel dan terancam pasal 333 dengan ancaman pidana 8 tahun penjara.

Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved