Berita Muaraenim

Plt Bupati Muaraenim Juarsyah Tegaskan tidak akan Menerima Pengunduran Diri Kades Pinang Banjar

Sebanyak 19 orang Kades se-kecamatan Gelumbang meminta Pemkab tindak lanjut terkait adanya aksi protes ratusan warga desa Pinang Banjar.

SRIPOKU.COM/Ika Anggraini
Tampak belasan kades di Kecamatan Gelumbang sedang melakukan audiensi dengan Plt. Bupati Muaraenim, H Juarsyah 

SRIPOKU.COM, MUARAENIM - Sebanyak 19 orang Kades se-kecamatan Gelumbang Muaraenim mendatangi Kantor Bupati Muaraenim untuk meminta tindak lanjut terkait adanya aksi protes ratusan warga desa Pinang Banjar terhadap Kades Pinang Banjar, Jon Kenedi.

Kedatangan belasan Kepala Desa tersebut diterima langsung oleh Plt.Bupati Muaraenim,H Juarsah SH dan Kepala BPMPD Muaraenim, Emran Tabrani, Rabu (20/5/2020).

Seperti yang dikatakan Ketua Forum Kades Kecamatan Gelumbang yang juga merupakan Kades Karang Endah Selatan, Sofyan mengatakan kedatangan pihaknya ke Pemkab Muaraenim untuk meminta ditindak lanjuti terkait adanya peristiwa yang menimpa Kades Pinang Banjar Kecamatan Gelumbang, Jon Kenedi.

" Kami datang untuk menindak lanjuti kejadian semalam, di mana salah satu rekan kami dizolimi oleh warga hingga akhirnya karena merasa tertekan dia terpaksa menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya selaku kepala desa Pinang Banjar,"katanya.

Dijelaskannya bahwa peristiwa tersebut terjadi karena dilatar belakangi ada sejumlah warga yang mendapatkan Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari pemerintah pusat yang tidak tepat sasaran.

"Dimana ada yang punya mobil dan kebun dapat bantuan namun yang benar-benar miskin malah tidak, padahal sudah dijelaskan oleh rekan kami bahwa data tersebut langsung dari pemerintah pusat dan kami selaku kepala desa tidak bisa memindahkan bantuan tersebut kepada orang lain, namun warga menganggap itu hanya akal-akalan kepala desa sehingga rekan kami yakni kades Pinang Banjar ditekan warga untuk mengundurkan diri," katanya.

Akibatnya lanjutnya sejumlah warga mendatangi rumah kades Pinang Banjar dan memaksa kades tersebut mundur dari jabatannya.

" Tidak hanya itu saja, warga juga sempat merusak jendela rumah kades dan rekan kami tersebut pun nyaris menjadi korban amuk massa, kalau tidak ada polisi yang datang, kami tidak tahu lagi apa yang menimpa rekan kami tersebut, kami dan saya selaku ketua forum kades kecamatan Gelumbang meminta pak bupati untuk menindak lanjuti hal ini, jangan sampai hal ini bisa terjadi di tempat lain juga,"katanya.

Tak hanya itu saja, lanjutnya pihaknya juga meminta Plt.Bupati Muaraenim tetap menjadikan Jon Kenedi selaku Kades Pinang Banjar.

Koramil Sukarami Bubarkan Pemabuk Tuak

Pemkab OKU Siapkan Lahan Khusus Pemakaman Pasien Covid-19, Berlokasi di Dekat RPH Talang Aman

Jumlah PDP Reaktif Rapid Test di PALI Bertambah, Salah Satunya Seorang Anggota Polsek Penukal Abab

Polres Pagaralam Peringatkan Kemungkinan Kasus Pencurian Meningkat, Auman Harimau Bisa Jadi Modus

" Selain itu kami juga meminta pak bupati untuk mengusut dan menangkap provokator yang menyebabkan peristiwa tersebut terjadi," katanya.

Halaman
12
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved