Diduga Selingkuh dengan Istri Orang, Seorang Pria Paruh Baya Diamuk Massa Setelah Diteriaki Maling

Saksi memergoki pasangan diduga selingkuh ini dan langsung turun ke bawah sambil teriak maling dengan tujuan mengundang perhatian warga.

SRIPOKU.COM/ANTON
Ilustrasi - Wanita selingkuh. 

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Seorang pria berusia 53 tahun diamuk massa karena diduga selingkuh dengan istri orang.

Pria berinisial H itu diduga menjalin hubungan terlarang dengan N, seorang wanita berusia 37 tahun.

Adapun kronologinya bermula ketika perempuan berinisial N (37) menutup tokonya pada malam hari.

Setelah toko tutup, N naik ke lantai dua toko tersebut yang beralamat di kawasan Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan pada Selasa (19/5/2020).

H kemudian datang dan ikut naik ke lantai dua bersama N.

Ketika sedang berduaan di sebuah ruangan, kedua pasangan gelap ini dipergoki oleh saksi yang kebetulan sedang naik ke lantai atas.

Saksi memergoki pasangan diduga selingkuh ini dan langsung turun ke bawah sambil teriak maling dengan tujuan mengundang perhatian warga.

"Dikira maling dia melompat dari atas terus di atas diteriakin maling. Pas turun malah diamuk massa," kata Agus.

 Detik-detik Istri Gendong Anak Saksikan Suami Oknum Polisi Selingkuh di Hotel, Kapolsek Buka Suara

Beruntung Agus sedang patroli dekat lokasi kejadian.

Dengan cepat, Agus dan beberapa anggota mengamankan H dari amukan warga yang geram.

Agus mengatakan, sebenarnya N dan H tidak sedang berbuat apa-apa ketika dipergoki saksi.

Namun, ini adalah kali kedua pasangan nonsuami istri ini dipergoki sedang berduaan.

"Mereka memang tidak ngapa-ngapain. Tapi sebelumnya sudah pernah, dan diakui oleh istrinya," ucap dia.

Ketahuan Selingkuhi Istri Orang, Pria Paruh Baya Diamuk Warga Tebet

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul  "Ketahuan Selingkuhi Istri Orang, Pria Paruh Baya Diamuk Warga Tebet"Penulis : Walda Marison

Editor: Sudarwan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved