Breaking News:

Penarik Ojek Ditikam

BREAKING NEWS: Seorang Penarik Ojek Ditikam OTD di Pasar Saka Selabung Muaradua OKU selatan

Seroang penarik ojek AP (34), warga Buay Rawan, Kabupaten OKU Selatan, menjadi korban luka tusuk oleh Orang Tak Dikenal (OTD).

handout
Penarik ojek menjadi Korban penganiayaan dengan senjata tajam di Pasar Tradisional Muaradua, Selasa (19/5/2020). 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Alan Nopriansyah

SRIPOKU.COM, MUARADUA - Seroang penarik ojek AP (34), warga Buay Rawan, Kabupaten OKU Selatan, menjadi korban luka tusuk oleh Orang Tak Dikenal (OTD).

Diduga, kejadian berlangsung di Pasar Tradisional Saka Selabung, Kecamatan Muaradua, Selasa, (19/5/2020) sekitar pukul 14.30 WIB.

Korban AP yang telah bersimbah darah sempat dilarikan ke Klinik Swasta Kota Muaradua sebelum dilakukan rujukan ke RSUD Muaradua yang mengalami empat luka tusukan di bagian badan.

Kecamatan Karang Dapo dan Rawas Ilir di Muratara Banjir Lagi, Ini yang Ketiga Kalinya di Tahun 2020

Saat ini pihak kepolisan tengah melakukan lidik terhadap pelaku. 

Kapolres OKU Selatan, AKBP Zulkarnain Harahap SIK, melalui Kasatreskrim, AKP Kurniawi HB SIK MH, mengatakan saat ini pihak belum bisa memberikan komentar terkait kasus penganiayaan dengan senjata tajam tersebut.

"Saya belum monitor, nanti kalau sudah saya monitor segera dihubungi," ujar Kurniawi, Selasa (19/5/2020).

Informasi dihimpun Sripoku.com, korban sempat nampak terburu-buru mendatangi salah seorang pedagang di Pasar Tradisonal Muaradua.

Begini Tata Cara Pemakaman Jenazah Covid-19 atau Corona, tidak Disuntik Pengawet dan tidak Dibalsem

Ia mengatakan diancam akan ditusuk oleh orang dibelakangnya dengan senjata tajam.

"Pertama kali dia (korban) mendatangi tempat saya jualan, mengaku hendak ditusuk oleh seseorang yang tengah berada di lokasi parkiran," ujar Yadi, seorang pedagang di lokasi kejadian.

Dikatakan Yadi, dirinya sempat menyarankan agar korban berlari, hingga pelaku telah berada di lokasi dan melalukan penikaman terhadap korban.

Penulis: Alan Nopriansyah
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved