Breaking News:

Human Interest Story

Kisah di Balik Perang Lawan Covid-19 di Wuhan, Tutupi Fakta hingga Pemecatan Pejabat

Komisi Kesehatan Nasional China (NHC) melaporkan lebih dari 82 ribu kasus Covid-19 dan 4.633 kematian.

Editor: Soegeng Haryadi
CHINADAILY/Ke Hao
Pelajar tingkat lanjutan atas ( SLTA ) di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China, kembali ke sekolah hari Rabu (6/5/2020). Lebih dari 50 ribu siswa sudah kembali menjalani proses belajar. 

CHINA masih menghadapi tantangan besar terkait potensi gelombang kedua infeksi Covid-19.

Zhong Nanshan, penasihat medis senior pemerintah China dan pejuang dalam melawan Covid-19, mengakui Pemerintah Kota Wuha, lokasi awal munculnya virus pada Desember 2019, sempat tidak melaporkan secara detil tentang wabah itu.

Komisi Kesehatan Nasional China (NHC) melaporkan lebih dari 82 ribu kasus Covid-19 dan 4.633 kematian.

Jumlah orang yang terinfeksi baru melonjak secara cepat cepat pada akhir Januari 2020, sehingga dilakukan lockdown di Wuhan dan larangan perjalanan nasional.

Gelombang Kedua Virus Corona Benar-benar Terjadi, China Kembali Umumkan Kluster Baru di Wuhan

Pada awal Februari, China melaporkan sebanyak 3.887 kasus baru per hari. Sebulan kemudian, kasus harian turun menjadi dua digit.

Sedangkan di Amerika Serikat (AS) jumlah infeksi harian meroket, dari 47 kasus baru pada 6 Maret menjadi 22.562 pada akhir bulan.

Kehidupan di China perlahan-lahan kembali normal. Lockdown telah dicabut, beberapa sekolah dan pabrik telah dibuka kembali di seluruh negeri.

Semua Pasien di RS Kota Wuhan Sembuh, WHO Beri Peringatan Belum Tentu Bebas Serangan Berikutnya

Namun Zhong mengatakan pemerintah China tidak boleh berpuas diri, karena masih ada bahaya gelombang ke dua yang besar.

Kelompok-kelompok baru kasus virus corona telah muncul di seluruh China dalam beberapa pekan terakhir, yaitu di Wuhan, serta Provinsi Heilongjiang dan Jilin.

“Mayoritas ... Orang Cina saat ini masih rentan terhadap infeksi Covid-19, karena kurangnya kekebalan,” kata Zhong dalam wawancara eksklusif dengan CNN, Sabtu (16/5).

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved