Video: Dampak Corona dan Social Distancing, Penukaran Uang di Muaraenim Menurun

meskipun telah memasuki H-9, transaksi menukar uang baru untuk THR baru mencapai 30 persen.

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Budi Darmawan

SRIPOKU.COM, MUARAENIM,--- Wabah Corona atau Covid-19 ternyata mempengaruhi minat masyarakat menukarkan uang baru untuk lebaran Idul Fitri 1441 H. Pasalnya, meskipun telah memasuki H-9, transaksi menukar uang baru untuk THR baru mencapai 30 persen.
“Saat ini transaksi masyarakat untuk menukar uang baru hanya sekitar 30 persen. Ini turun bila dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Kepala Kantor Cabang Bank Sumsel Babel Muara Enim Benny Maryanto, Jumat (15/5/2020).

Menurut Bento panggilan akrabnya, sepinya transaksi penukaran uang baru ini, lantaran masyarakat menerapkan social distancing (jaga jarak). Selain itu, memang kondisi perekonomian saat ini akibat wabah Covid 19. Sebab biasanya, dua pekan sebelum lebaran transaksi penukaran uang baru sudah terlihat. Untuk itu, ia memprediksi H-7 transaksi penukaran uang baru mulai meningkat.

Saat ini, lanjut Bento, Bank Sumsel Babel Muaraenim telah menyiapkan sebanyak Rp 500 juta dengan pecahan mata uang mulai dari Rp 1000 hingga Rp 100.000 senilai Rp 20 Milyar untuk menghadapi hari raya idul fitri mendatang. Dan untuk memastikan transaksi berjalan lancar dan ketersediaan uangnya di ATM, pihaknya menugaskan tim pengawasan terutama selama lebaran supaya meminimalisir terjadinya tumpukan transaksi.

Dalam layanan penukaran uang baru baik itu transaksi lainnya tetap menegakkan protokol pencegahan Covid-19 secara ketat sesuai yang ditetapkan pemerintah serta mengedukasi masyarakat tentang kedisplinan dalam menjaga higienitas saat bertransaksi guna memitigasi penyebaran Covid-19.

Lanjutnya lagi, Bank Sumsel Babel Muaraenim mendukung sepenuhnya upaya pemerintah dalam menangani penyebaran dan dampak covid-19, termasuk kebijakan pemerintah daerah dalam mengimplementasikan pencegahan penyebaran Covid-19 serta akan terus mengawal kelancaran transaksi sistem pembayaran. Untuk itu, pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk mencegah perluasan penyebaran Covid-19, bisa menggunakan transaksi pembayaran secara nontunai melalui digital banking.(ari)

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved