Breaking News:

Teror Sungai Saka Selabung OKU Selatan Belum Usai, Warga Muaradua Dapati Air Kembali Masuk Rumah

Masyarakat Kabupaten OKU Selatan yang tinggal di bantaran Sungai Saka Selabung, aliran Sungai Komering masih dihantui kecemasan.

Penulis: Alan Nopriansyah | Editor: Refly Permana
sripoku.com/alan
Warga di Kampung Tangsi Bawah Kelurahan Batu Belang mengangkut barang-barag ketempat yang lebih tinggi, Rabu (13/5/2020). 

Laporan wartawan Sripoku.com Alan Nopriansyah

SRIPOKU.COM, MUARADUA - Masyarakat Kabupaten OKU Selatan yang tinggal di bantaran Sungai Saka Selabung, aliran Sungai Komering, hingga saat ini masih dihantui kecemasan akan banjir bandang susulan.

Pasca aliran sungai yang meluap menyebabkan banjir bandang yang merendam ratusan rumah warga dan ribuan KK ikut terdampak 8 Mei 2020 beberapa hari lalu, tercatat Rabu (13/5/2020) dinihari merupakan kali ketiga air meluap memasuki rumah-rumah warga sekitar.

Salah seorang warga Kampung Rengas, Kecamatan Muaradua yang terkena dampak banjir bandang mengatakan daun pintu belakang bangunan rumahnya telah hanyut terbawa air sungai pada kejadian pertama.

Warga Baturaja Serbu Kantor Pos untuk Cairkan BST, Social Hingga Physical Distancing Diacuhkan

"Kini, air kembali sudah masuk ke dalam rumah, sebab pintu belakang sudah hanyut pada waktu banjir kemaren. Semoga tak terulang kembali," ungkap Suryani, Rabu (13/5/2020).

Cuaca hujan lokal di bagian hulu perlu diwaspadai masyarakat yang tinggal dibantaran sungai, diketahui debit masuk ke rumah dan menggenangi rumah warga sekitar.

Terpantau di Tangsi Bawah telah menggenangi rumah kos-kosan sedangkan di Talang Bandung Bawah, kondisi air hanya berjarak 50 sentimeter lagi dari lantai rumah warga pada Rabu (13/5/2020) sekitar pukul 04.00 WIB dinihari.

Kabupaten Banyuasin Surplus Pangan 419.770 Ton, Jadi Harapan Warga Sumsel di Tengah Covid-19

Akibatnya, warga yang disibukan mempersiapkan santap sahur dinihari di bulan Ramadhan juga disibukan mengangkut harta benda dipindahkan ketempat yang lebih aman agar tak terendam banjir.

"Sibuk sahur malah disibukan juga karena banjir, untuk memindahkan barang-barang," ujar Nur, salah seorang warga Kampung Kepayang.

Kendari demikian sejak pukul 05.00 WIB, air berangsur mengalami surut dan kondisi cuaca di Kabupaten OKU Selatan terlihat terang.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved