Ramadan 2020

Inilah Keutamaan Puasa Syawal 1441 Hijriah, Tata Cara hingga Waktu yang Tepat untuk Melakukannya

Lebih lanjut, pernyatan ini juga diperkuat oleh fatwa Imam Ibnu Utsaimin tentang wanita yang memiliki utang puasa ramadhan, sementara dia ingin

Penulis: Rizka Pratiwi Utami | Editor: Welly Hadinata
Puasa syawal 

Puasa sunah yang berkaitan dengan kewajiban puasa ramadan adalah puasa syawal.

Hal ini didasarkan pada hadist “Barang siapa yang melaksanakan puasa Ramadan, kemudian dia ikuti dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka dia seperti berpuasa selama setahun.” (HR. Ahmad 23533, Muslim 1164, Turmudzi 759, dan yang lainnya)

Sementara puasa yang tak ada kaitannya dengan bulan Ramadan meliputi puasa Arafah, puasa Asyura’, dan lain-lain.

Berkaitan dengan dua jenis puasa sunah tersebut, puasa syawal memiliki syarat khusus.

Syarat itu adalah seseorang harus melunasi puasa ramadan sebelum melakukan ibadah sunah tersebut.

Hal ini lantaran orang yang memiliki utang puasa ramadan tidak dikatakan telah melaksanakan puasa wajib.

Lebih lanjut, pernyatan ini juga diperkuat oleh fatwa Imam Ibnu Utsaimin tentang wanita yang memiliki utang puasa ramadhan, sementara dia ingin puasa syawal.

"Orang yang masih memiliki utang puasa ramadhan belum disebut telah berpuasa ramadhan. Sehingga dia tidak mendapatkan pahala puasa 6 hari di bulan syawal, kecuali setelah selesai qadha," (Majmu’ Fatawa, 19/20).

Akan tetapi, jika waktu di bulan Syawal hanya cukup untuk melaksanakan qadha puasanya dan tidak memungkinkan lagi untuk melaksanakan puasa sunah lainnya maka pada kesempatan itu dia tidak boleh melaksanakan puasa sunah. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved