Berita Bisnis

Pertumbuhan Eknomi di Sumsel 4,98 Persen Tertinggi dari Provinsi Lain di Sumatera

Pertumbuhan Ekonomi di Sumatera Selatan (Sumsel) pada Triwulan I atau Januari, Februari dan Maret dari tahun sebelumnya sebesar 4,98 persen.

Pertumbuhan Eknomi di Sumsel 4,98 Persen Tertinggi dari Provinsi Lain di Sumatera
net
ILUSTRASI pertumbuhan ekonomi

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pertumbuhan Ekonomi di Sumsel (Sumatera Selatan) pada Triwulan I atau Januari, Februari dan Maret dari tahun sebelumnya sebesar 4,98 persen sudah diprediksi oleh Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Sumsel.

Hari Widodo, Kepala Perwakilan BI Sumsel mengatakan sebelumnya diperkirakan pertumbuhan ekonomi di Sumsel memang mengalami penurunan, namun sedikit lebih tinggi dari angka tersebut.

Tetapi, Sumsel patut bersyukur karena pertumbuhan ekonomi di Sumsel paling tinggi diantara provinsi lainnya di Sumatera.

"Triwulan I ini tidak turun drastis, hanya yang terlihat menurun itu Bulan Maret, namun kita bersyukur karena turunnya tidak tajam, pertumbuhannya masih tertinggi di Sumatera," ujarnya dalam Live Talk bersama Sripoku TV, Rabu (06/05/2020).

Selanjutnya, Hari juga sudah memproyeksikan bahwa pertumbuhan ekonomi di Sumsel akan menurun drastis pada Triwulan II dan III.

Rutan Prabumulih Bagikan 500 Paket Sembako Bantuan dari Kemenkumham untuk Warga Miskin

Bupati OKI Berpesan Kepada 30 ASN Baru Dilantik untuk Sepenuh Hati Melayani Masyarakat.

Riwayat Penyakit Pasien Covid-19 Asal OKI yang Meninggal Dunia, di Sumsel Sudah Ada Enam Pasien

Hal ini terjadi apabila tidak adanya perbaikan signifikan dan masih mewabahnya Covid-19 di Indonesia khususnya Sumsel.

"Apabila Agustus nanti Covid-19 sudah selesai, maka Triwulan IV akan membaik dan kembali normal," ujarnya.

Selain itu, kabar gembira lainnya, bahwa selama ini pertumbuhan ekonomi di Sumsel didominasi oleh pertambangan dan perkebunan.

Namun pada Triwulan I ini pertumbuhan ekonomi didominasi oleh sektor Industri Pengolahan, Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Daur Ulang.

"Tentu ini menjadi peluang, yang mana ternyata sektor pengolahan yang selama ini kurang diminati, justru naik," ujarnya.

Terkait kebijakan apa yang harus diambil saat kondisi yang luar biasa seperti saat ini.

Menurutnya pemerintah Provinsi, kabupaten dan kota mengeluarkan kebijakan dengan mengalokasikan dana untuk Jaring Pengaman Sosial sudah sangat benar.

Penulis: maya citra rosa
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved