Breaking News:

Liga Inggris

Diancam akan Dibunuh Oknum Fans Liverpool, Patrice Evra Tak Takut Tapi Sewa Sekuriti Demi Sosok Ini

Evra saat itu menilai Suarez melontrakan ejekan berbau rasial yang membuat pihak FA memberikan hukuman larangan

AFP
Reaksi bek Manchester United, Patrice Evra, saat mencetak gol ke gawang Bayern Muenchen pada leg kedua perempat final Liga Champions di Stadion Allianz Arena, Rabu atau Kamis (10/4/2014) dini hari WIB. 

SRIPOKU.COM - Mantan pemain Manchester United, Patrice Evra menceritakan jika dirinya pernah dapat ancaman pembunuhan akibat isu rasis.

Kejadian ini terjadi pada 2011 silam saat Evra bertikai dengan mantan pemain Liverpool, Luis Suarez di lapangan.

Evra saat itu menilai Suarez melontrakan ejekan berbau rasial yang membuat pihak FA memberikan hukuman larangan bermain 8 laga.

Anak Muhammad Ali Ungkap Fakta, Ayah Saya Toleran dan Siap Mati untuk Islam!

VIDEO - Lucunya Mike Tyson Kembalikan Telinga Evander Holyfield yang Digigitnya Saat Kedua Bertarung

Rafael Cordeiro Pelatih MMA : Andai Kembali Bertinju, Mike Tyson Bisa Bunuh Lawannya

Akibat insiden itu, tak cuma Suarez yang merasakan dampaknya namun Evra juga.

Bedanya Evra merasakan dampak yang lebih menyeramkan di luar lapangan.

Pesepak bola kelahiran senegal itu mengaku menerima banyak surat ancaman.

"Manchester United menerima banyak surat ancaman tentangku," ungkap Evra pada UTD Podcast.

Mengerikannya, salah satu orang yang menulis surat itu mengaku akan membunuh dirinya dan keluarganya.

"Orang-orang bilang 'kami di penjara, kami adalah fans Liverpool ketika kami keluar, kami akan membunuhmu dan keluargamu," tutur Evra.

Ia pun akhirnya menyewa sekuriti untuk berjaga-jaga di depan rumahnya selama dua bulan di rumah.

Halaman
12
Editor: Adrian Yunus
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved