Breaking News:

Kisruh di PT LIB, CEO PSIS Malah Minta Laporan Keuangan Perusahan Selama Libur Kompetisi

PT Liga Indonesia Baru selaku promotor gelaran kompetisi bertanggung jawab atas semua klub-klub kontestan Liga 1 Indonesia 2020.

Editor: adi kurniawan
BolaSport.com
Kiper Persiraja, Aji Bayu Putra, saat masih memperkuat PSIS Semarang. 

SRIPOKU.COM -- PSIS melalui CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi meminta laporan mengenai posisi keuangan PT Liga Indonesia Baru dengan dihentikannya liga selama pandemi Virus Corona.

PT Liga Indonesia Baru selaku promotor gelaran kompetisi bertanggung jawab atas semua klub-klub kontestan Liga 1 Indonesia 2020.

Pria yang juga menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2019-2024 tersebut juga mendesak PT LIB segera menggelar rapat umum pemengang saham (RUPS).

Dalam rapat nanti, Yoyok menekankan agar segera membahas isu-isu yang kini tengah terdengar di telinga masyarakat.

Seperti keberlangsungan kompetisi Liga 1 Indonesia 2020 hingga kabar nepotisme di dalam PT LIB.

“PSIS mengusulkan untuk diadakan RUPS. Semakin cepat dilaksanakan, semakin baik,” ujar Yoyok dikutip BolaSport.com dari Antaranews.com.

“PSIS meminta laporan mengenai posisi keuangan LIB dengan dihentikannya liga. Selain itu juga membahas isu-isu yang berkembang supaya tidak simpang siur,” tegasnya.

Prediksi Masa Pensiun Cristiano Ronaldo, Tak Akan Pensiun Sebelum Raih Prestasi Khusus Ini

Jika Pemerintah Mengizinkan, Liga Malaysia Kembali Bergulir September

Bersaing Dengan Stadion Australia hingga Malaysia, GBK Masuk Nominasi Stadion Termegah ASEAN

Dengan diketahuinya keuangan PT LIB, maka klub-klub akan segera menyiapkan rencana penghidupan untuk kedepannya.

Yoyok sendiri tidak ingin klub-klub yang hanya mempunyai dana minim akan terseok-seok karen kurangnya pemasukan.

“Subsidi juga akan kami tanyakan, karena itu hak klub. Jangan sampai ditunda-tunda apalagi tidak diberikan," kata Yoyok.

"Kasihan klub Liga 1 Indonesia dan Liga 2 Indonesia, sekarang kami masih mempunyai beban cukup besar untuk gaji,” ucap Yoyok.

Yoyok berharap PT LIB benar-benar menjaga amanatnya sebagai promotor turnamen dan mengesampingkan segala hal yang berakibat merugikan segala pihak.

“Kita akan fokus membicarakan keuangan dan bisnis. Isu lain akan menjadi pelengkap saja,” ujar Yoyok.

Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved