Viral Foto Bupati Ilyas Panji di Kemasan Beras Bantuan Covid-19, Bawaslu Ogan Ilir Angkat Bicara

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Ogan Ilir, akhirnya angkat bicara terkait foto Ilyas Panji Alam selaku Bupati Ogan Ilir.

Penulis: RM. Resha A.U | Editor: Refly Permana
sripoku.com/resha
Tumpukan beras kemasan 5 Kilogram yang terdapat gambar Bupati Ogan Ilir. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Resha

SRIPOKU.COM, INDRALAYA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Ogan Ilir, akhirnya angkat bicara terkait foto Ilyas Panji Alam selaku Bupati Ogan Ilir yang tercetak di karung beras bantuan untuk masyarakat terkait Wabah Covid-19 ini.

Mereka mengatakan, sejauh ini belum ada yang melaporkan hal tersebut.

"Belum ada yang melapor," ujar Ketua Bawaslu Ogan Ilir, Darmawan Iskandar saat dikonfirmasi, Jumat (1/5/2020).

Namun pihaknya telah menyiapkan surat untuk dilayangkan ke Ilyas Panji Alam dan calon-calon lain yang diprediksi akan terlibat dalam pertarungan Pilkada 2020 mendatang.

Surat tersebut berupa imbauan agar tidak mempolitisasi wabah Covid-19, dalam bentuk apapun.

Apa Menu Sahur Hari Ini? Coba 5 Masakan Khas Jambi Ini, Mudah Masaknya & Dijamin Buat Ketagihan

"Segera kami layangkan surat, tapi sifatnya imbauan saja, kepada incumbent dan kepada calon lain untuk tidak memanfaatkan situasi Covid-19 untuk Pilkada dulu. Mari kita fokus untuk penyelesaian wabah ini," ucapnya.

Ia mengatakan, pihaknya telah mendapat informasi terkait beras sembako untuk mengurangi dampak wabah Covid-19 ke masyarakat Ogan Ilir tersebut.

Namun jika memang ada, tentu dibutuhkan penyelidikan lebih mendalam apakah hal tersebut melanggar regulasi atau tidak.

"Ketika memang ada pelanggaran, kita proses. Makanya kami bisa belum menentukan apakah itu pelanggaran atau bukan.

Perlu ditelisik lebih lanjut mulai dari pendanaan, mekanisme penyaluran, dan lain-lain," ungkapnya.

Darmawan menegaskan, pihaknya sebagai Badan Pengawas Pemilu di Ogan Ilir tidak ingin berpihak kepada siapapun.

KISAH Irjen Pol Eko Indra Heri Kapolda Baru Sumsel, Jatuh Bangun, Saya Adalah Contoh Orang Biasa

Karenanya jika memang ada yang melanggar regulasi, mereka siap menindak sesuai regulasi yang berlaku.

"Yang pasti kita sesuai tupoksi, tidak akan membedakan apakah itu dari incumben atau pihak lain. Kalau memang ini pelanggaran, ya kita tindak sesuai regulasi," tegasnya.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved