Terdengar Ledakan Keras di Rumah Pensiunan Kejaksaan Lubuklinggau Ini, Selamat Berkat Teriakan Anak

Seri Gusti M Nuh (68 tahun) tersentak dari tidurnya ketika mendengar teriakan anaknya yang tinggal bersebelahan rumah dengannya

Editor: Refly Permana
handout
Kebakaran di Jalan Jenderal Sudirman, Lubuklinggau. 

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Seri Gusti M Nuh (68 tahun) tersentak dari tidurnya ketika mendengar teriakan anaknya yang tinggal bersebelahan rumah dengannya pada Kamis (29/04/2020) dini hari.

Anak perempuannya itu membangunkan Seri karena sebagian rumahnya sudah dilalap si Jago Merah.

Ketika terbangun, pensiunan kejaksaan ini melihat api sudah mengepung bagian dapur rumahnya.

Ia pun bergegas keluar kamar dan berupaya menyelamatkan barang-barang berharga di rumahnya.

Video : Kecelakaan Tunggal Truk Bawa Sayuran dari Curup Terbalik di Banyuasin

Namun, karena api sudah membesar, hanya baju di badannya yang terselamatkan termasuk rumahnya pun ludes terbakar.

Ditemui ketika tengah bersih-bersih rumahnya di Gang Perak, RT 04, No 08 Jl Jendral Sudirman, Kelurahan Pasar Satelit, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kamis (30/4/2020)  ia mengaku kejadian begitu cepat.

Ia bercerita, kejadian bermula ketika tengah tidur tiba-tiba terbangun mendengar teriakan anaknya, tak lama berselang ia mendengar suara ledakan keras.

Seorang anggota keluarga Seri saat membereskan puing-puing sisa kebakaran.
Seorang anggota keluarga Seri saat membereskan puing-puing sisa kebakaran. (tribunsumsel.com/eko)

"Rupanya api sudah membakar dua motor, saya berupaya masuk kamar untuk mengambil BPKB mobil namun tidak bisa lagi, karena api sudah besar," ungkapnya pada Tribunsumsel.com.

Ingin Turunkan Berat Badan, Bolehkah Tidak Makan Sahur Saat Puasa?

Kemudian ia bersama lima anaknya langsung keluar rumah, warga sekitar berupaya menolong, namun, karena material rumah sebagian terbuat dari kayu api dengan cepat membesar.

"Barang -barang yang terbakar tiga unit sepeda motor, satu mesin genset, perlengkapan elektronik dan seluruh perabotan rumah tangga semuanya habis terbakar, kurang lebih kerugian Rp 500 juta," terangnya.

Ia juga mengaku, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara dugaan api berasal dari korsleting listrik dibagian dapur, kemudian langsung menimpa motor dan meledak.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kota Lubuklinggau, Luthfi Ishak mengatakan dalam pemadaman semalam pihaknya menurunkan lima armada pemadam kebakaran.

"Ketika tiba dilokasi kondisi api sudah sangat besar, anggota dilapang langsung meminta bala bantuan guna mempercepat proses pemadaman, api berhasil dipadamkan pukul 02.00 WIB," ujarnya.

Sumber: Tribun Sumsel
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved