Teknik Tendangan Bebas Lionel Messi Jadi Bahan Penelitian Ilmuwan

Teknik tendangan bebas yang dilakukan Kapten Barcelona, Lionel Messi mampu menarik perhatian para ilmuan.

TWITTER.COM/LEOOMESSI10I
Pergerakan Lionel Messi coba dicegat oleh Toni Kroos pada pertandingan El Clasico di Stadion Camp Nou, Rabu (18/12/2019). 

SRIPOKU.COM -- Teknik tendangan bebas yang dilakukan Kapten Barcelona, Lionel Messi mampu menarik perhatian para ilmuan.

Hal itu diungkapkan oleh seorang ilmuwan bernama Dr. Rajpal, yang baru-baru ini mengemukanan studinya soal tendangan bebas sang maestro.

Menurutnya, Messi melatih tubuhnya agar berat tubuhnya condong ke arah kiri.

Teknik ini sedikit terlihat menyakitkan bagi orang awam karena kaki kanan Messi terlihat tertekuk seperti keseleo.

Lionel Messi memiliki teknik unik saat mengeksekusi tendangan bebas.

Lionel Messi merupakan pesepak bola yang dianugerahi skill komplet.

Selain memiliki skill individu menawan, Messi juga piawai dalam eksekusi bola mati.

Bukan eksekusi penalti, melainkan tendangan bebas. Ya, pemain berpaspor Argentina itu memiliki tendangan bebas akurat.

Perkelahian Berdarah di Musi Rawas, Kepala BPD Tri Anggun Jaya Ditikam, Seorang Rekannya Ditembak

7 Daftar Klub Yang Memiliki Trio Lini Depan Terganas Musim Ini, Liverpool Lewat

Empat Tambahan Data Covid-19 di Sumsel Seluruhnya dari Palembang, Pasien 01 Banyuasin Meninggal

Hal itu dibuktikan dengan torehan golnya dari set-piece.

Messi telah membukukan 50 gol dari tendangan bebas sepanjang kariernya.

Sepakan bebas Messi memiliki ciri khas dengan bola melengkung ke arah pojok gawang menggunakan kaki kiri, yang sangat sulit dijangkau kiper lawan.

Ternyata, untuk melakukan tendangan seperti itu, Messi memiliki teknik unik tersendiri.

 

"Ketika Messi menendang bola, ia mengarahkan pinggulnya ke arah kanan untuk membantu menambah kekuatan tendangan," kata Dr. Rajpal, seperti dilansir dari Squawka, Selasa (28/4/2020).

"Kaki kanannya bertugas sebagai penopang berat badan dengan menggunakan bagian terluar," Dr. Rajpal menambahkan.

"Sehingga, ketika dia menendang bola, kaki kirinya datang dari arah kanan. Sedangkan kaki kanannya seolah seperti keseleo di bagian terluarnya. Kami menyebutnya "inversion sprain" karena keseleo tetapi ke arah dalam," ucap Dr. Rajpal.

Editor: adi kurniawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved