Berita Ramadhan

Bagi Perempuan Berhalangan Puasa Ramadhan Karena Menyusui, Nifas atau Haid Bisa Dibayar Nyicil

"Bisa pelan-pelan asal niat bisa terbayar utang puasanya. Senin dan Kamis niatkan qadha puasa," ujarnya

SRIPOKU.COM
Ustazah Izzah Zen Syukri 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Dibolehkan tidak berpuasa bagi kaum perempuan yang sedang berada dalam siklus Haid, Nifas atau menyusui.

Namun, wajib mengganti Puasa atau membayar Puasa Ramadhan dengan istilah meng-qadha Puasa, bulan lain setelah Ramadhan.

Tentang kewajiban mengganti Puasa Ramadhan pada bulan lain tersebut diungkapkan oleh Ustazah Izzah Zen Syukri

Dalam kesempatan ini Ustazah Izzah Zen Syukri menjelaskan, bahwa untuk mengganti Puasa Ramadhan, di bulan lain ada tata cara terbaik dan ringan.

Sehingga membayar utang Puasa Ramadhan dapat dilakukan dengan dicicil pelan-pelan dalam jangka waktu setahun.

"Bisa pelan-pelan asal niat bisa terbayar utang puasanya. Senin dan Kamis niatkan qadha puasa," ujarnya pada Live Talk bertema Manfaat Puasa Bagi Perempuan lewat channel YouTube Sripoku TV da Tribun Sumsel, Jumat (24/4/2020).

Dia menegaskan, jika utang Puasa harus benar-benar dicatat agar kemudian hari tidak repot menghitung berapa banyak puasa yang tidak dilaksanakan karena suatu ketentuan atau uzur.

Jika lupa mencatat, maka perempuan juga dapat melakukan prediksi tentang berapa lama masa haid dan nifas yang berlaku secara umum selama Puasa Ramadhan.

"Kalau lupa jumlah utang puasa beberapa tahun yang lalu, serahkan saja pada Allah, tergantung Allah. Tapi, bisa diprediksi setiap bulan berapa hari biasanya masa menstruasi. Tidak ada alasan, utang puasa wajib dibayar," ujar Izzah.

Sementara itu, ustazah Umi Kalsum pun berpendapat serupa. Utang Puasa Ramadhan merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan.

Tidak ada tawar menawar atau sogok menyogok perihal keringanan pembayaran utang Puasa Ramadhan, sebab aturan wajib adalah aturan yang harus ditaati.

"Orang yang memiliki utang tidak mungkin lupa. Utang puasa harus dibayar. Diniatkan." jelas Umi.

Penulis: Jati Purwanti
Editor: Hendra Kusuma
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved