Ramadan 2020
Ramadan di Tengah Covid-19, Warga Muratara Diimbau Ibadah di Rumah, tak Ada Buka Bersama
Umat Islam khususnya di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) diimbau untuk menjalani ibadah di bulan suci Ramadan tahun ini di rumah saja.
SRIPOKU.COM, MURATARA - Umat Islam khususnya di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) diimbau untuk menjalani ibadah di bulan suci Ramadan tahun ini di rumah saja.
Hal ini disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Muratara, Ikhsan Baijuri kepada Tribunsumsel.com, Kamis (23/4/2020).
Anjuran ini disampaikan kata Ikhsan, karena ibadah puasa tahun ini akan dilaksanakan di tengah Pandemi Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19.
"Kita tetap melaksanakan ibadah puasa Ramadan sesuai dengan perintah Allah, namun tahun ini kita melaksanakan ibadah puasa berbeda dari tahun-tahun sebelumnya," kata dia.
• 5 Daftar Event Olahraga yang Digelar di Indonesia Tahun 2021, Termasuk PON Yang Sempat Diundur
Menurutnya, Kementerian Agama telah menerbitkan surat edaran tentang panduan beribadah di tengah Pandemi Covid-19, namun tetap sejalan dengan syariat Islam.
"Kita beribadah sesuai syariat Islam, sekaligus mencegah, mengurangi penyebaran, dan melindungi masyarakat dari risiko Virus Corona," ujarnya.
Ikhsan menyebutkan, umat Islam bisa menjalankan kewajiban ibadah puasa di bulan Ramadan dengan baik berdasarkan ketentuan fiqih ibadah.
Namun, tetap memperhatikan protokol kesehatan terkait pandemi wabah Covid-19 serta menghindari aktifitas pengumpulan massa atau jamaah.
Ikhsan menjelaskan, ibadah bulan Ramadan yang dianjurkan di rumah saja tersebut seperti salat tarawih, tadarus Al Quran, zikir atau iktikaf di masjid.
• Marco Materazzi Terang-Terangan Akui Tak Menyukai Rafael Benitez
"Sebelumnya kita melaksanakan ibadah salat tarawih berjamaah di masjid, tadarusan, zikir iktikaf di masjid, maka tahun ini kami mengimbau untuk tetap di rumah saja," ujarnya.
Tak hanya itu, jika tahun-tahun sebelumnya melaksanakan buka puasa bersama kerabat di luar rumah, maka tahun ini diimbau untuk buka puasa bersama keluarga di rumah saja.
"Buka puasa dilakukan oleh individu atau keluarga di rumah saja. Tidak perlu sahur on the road atau buka puasa bersama di luar," ujarnya.
Begitu pun peringatan Nuzulul Quran yang bisanya dalam bentuk tablig dengan menghadirkan penceramah dan massa dalam jumlah banyak juga ditiadakan.
"Ini berlaku untuk semuanya, baik lembaga pemerintahan, lembaga swasta, maupun masyarakat yang dilaksanakan di masjid atau musala," tegas Ikhsan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/cegah-virus-corona-ibadah-di-rumah-saja.jpg)