Breaking News:

Berita Sriwijaya FC

Libur Panjang, Kiper Muda Sriwijaya FC M Royhan Hafiludin Rasakan Serunya Mengurus Pembibitan Ikan

"Kebetulan di samping rumah ada kolam ikan. Bapak beternak ada 300-an ikan mujair, 300-an patin, dan betok," ujar Royhan Hafiludin

SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ, HANDOUT
Kiper Sriwijaya FC M Royhan Hafiludin memberi makan ikan peliharaan di kolam rumahnya. 
Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Libur panjang kompetisi Liga 2 dampak krisis pandemi covid-19 (virus corona) membuat kiper termuda Sriwijaya FC M Royhan Hafiludin berusaha mengisinya dengan berbagai kesibukan.
Salah satunya mengurus ikan peliharaan di kolam rumah kawasan Jalan Tanjung Sari 2 Lorong Anggrek, Kalidoni Palembang Provinsi Sumatera Selata. 
"Kebetulan di samping rumah ada kolam ikan. Bapak beternak ada 300-an ikan mujair, 300-an patin, dan betok.
Bapak yang melihara. Kita anak-anaknya suka ikut ngasih makannya. Pagi sama sore dikasihkan pelet," ungkap Royhan kepada Sripoku.com.
 
Selain menggantikan bapaknya dalam memberikan makanan ternak ikan, pesepakbola kelahiran Palembang, 22 Juli 2000 juga turut membantu dalam membersihkan dengan menguras kolam ikan.
 
"Kadang kalo bapak belum sempat, aku yang kasih makan. Kalo lah agak kotor kolamnya dikuras.
Berdua sama bapak nguras kolam yang panjangnya 2 meter lebar 1,5 meter," ujar Royhan.
Kiper yang mengenakan kostum nomor punggung 33 mengaku memiliki sensasi tersendiri ketika sedang mengurusi ikan peliharaan ini.

"Serunya pas ngasihke makan, ikannya ngumpul, nyerbu. Senang rasanya.
Kalau sudah besar kan bisa dimasak, bisa dijual," kata mantan kiper Tim Bank SumselBabel yang menjuarai Turnamen Gubernur Sumsel Cup U-20 2019 lalu.  
 
Adapun jenis bibit ikan mujair dan patin ini baru dipelihara pada bulan Maret lalu. Sebelumnya kolam diisi ikan lele. 
 
"Kalau ikan betok sekitar Februari. Lele banyak yang mati. Sebagian ada yang dimakan sendiri.
Lumayan dengan punya ikan peliharaan, ada stok kapan pengen, tinggal ambil," ujar anak kedua dari enam bersaudara buah kasih pasangan Rahmad dan Sri Rahayu ini.

Pemilik tinggi 176 kg dan berat 67 kg menceritakan awal dirinya menggeluti sepak bola ketika ikut SSB kelas 6 SD 2011 di SSB Titilas Jaya Palembang.

Kondisi Pahri Azhari Sejak tadi Malam Menurun, Sempat Dilakukan Operasi Mengeluarkan Cairan di Perut


Sampai kelas 3 SMP karena kelas 1 SMA pindah ke Karawang Jawa Barat. Terjun di sepakbola dari masa kecil senang main bola.
 
Pernah punya cita-cita jadi pemain bola. Sudah tahu nama Sriwijaya FC yang saat itu kipernya Fery Rotinsulu.

Mulai dari kenal Sriwijaya FC mengidolakan sang legend yang kini menjadi pelatih kiper Sriwijaya FC sampai sekarang.

"Dulu pengen ketemu coach Fery baru bisa foto bareng waktu kelas 1 SMA. Pas liburan ke Palembang ada turnamen antar Ponpes se-Sumsel.
Di situ coach Fery tampil di Stadion Kamboja. Di situlah awal Royhan bisa berfoto bareng," kata Alumni SMA Budi Mulya Karawang Jawa barat yang tamat tahun 2018.

Ia mengaku sempat kagok tidak menyangka bisa bersama di tim dengan Coach Fery yang diidolakannya sejak kecil.

Arti Kata Mudik Ala Presiden Jokowi Beda dengan Pulang Kampung,Ini Definisi Mudik Lengkap Versi KBBI



"Semoga segera cepat adaptasi di tim ini karena ini Liga 2 harus profesional.
Tidak bisa untuk main-main terus mungkin itu tekad untuk bisa minimal mengimbangi 3 kiper senior.
Butuh latihan tambahan apalagi latihan kiper butuh cepat adaptasi supaya bisa mengikuti," kata Royhan.

Royhan sendiri dari catatan prestasinya, waktu di SSB Titilas Jaya meraih juara 1 Turnamen Hendri Zainuddin Cup 2013.
 
Di Karawang pernah ikut Persika Karawang di Piala Suratin 2016 masuk babak 12 besar.

Meski memiliki rencana ingin kuliah di Fakultas Teknik Unsri namun dorongan orangtua mendukung untuk jadi pemain bola.

Dua minggu yang lalu dirinya dipanggil coach Jarot diminta untuk siap-siap dan jaga kondisi.

"Orangtua senanglah, bantu support gak taulah ekspresinya (ketika dapat panggilan tim Sriwijaya FC).
Siap bersaing, minimal ngimbangi. Mohon bantu doa supaya tetap bisa di tim Sriwijaya FC dan bisa mengharumkan nama daerah yang menjadi tim kebanggaan Sumsel dan kita putra daerah yang diberikan kesempatan gabung," ujarnya. 
Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved