Breaking News:

HD Pastikan Stok Pangan OKU Raya Dan OKI Aman Satu Tahun Kedepan dan Monitoring Kabupaten/Kota Lain

HD mengatakan, monitoring tersebut dilakukannya guna menjamin ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat khususnya menyambut bulan suci ramadhan.

Editor: Hendra Kusuma
Humas Pemprov Sumsel
Gubernur Sumsel H. Herman Deru memastikan ketersediaan pangan khususnya beras di sejumlah daerah seperti di OKU Raya yang meliputi Kabupaten OKU, Kabupaten OKU Timur, OKU Selatan serta daerah lainnya seperti Kabupaten OKI masih aman. Bahkan, persediaan beras tersebut diprediksi bisa bertahan sampai satu tahun kedepan. 

SRIPOKU.COM, MARTAPURA-Gubernur Sumsel H. Herman Deru memastikan ketersediaan pangan khususnya beras di sejumlah daerah seperti di OKU Raya yang meliputi Kabupaten OKU, Kabupaten OKU Timur, OKU Selatan serta daerah lainnya seperti Kabupaten OKI masih aman.

Bahkan, persediaan beras tersebut diprediksi bisa bertahan sampai satu tahun kedepan.

Hal itu terbukti setelah HD melakukan monitoring persediaan beras di sejumlah kabupaten tersebut, Kamis (23/4).

HD mengatakan, monitoring tersebut dilakukannya guna menjamin ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat khususnya menyambut bulan suci ramadhan.

"Saya melakukan monitoring ini untuk melihat langsung sehingga saya bisa menjamin stoknya ada. Saat ini stok beras di OKU Raya saya pastikan aman. Bahkan persediaannya masih bisa sampai satu tahun kedepan dan masyarakat tidak perlu khawatir," kata HD.

Dia menerangkan, amannya persediaan beras di sejumlah daerah ini membuktikan jika produktifitas para petani tidak terganggu di tengah pandemik Covid-19.

"Petani juga berperan dalam hal ini. Memang harus disiasati agar produktifitas ini tidak terganggu. Salah satunya mengatur cara panennya agar efektif sehingga kualitas pangannya tidak rusak karena terlambat panen. Namun tprotokol kesehatan seperti jaga jarak dan ketersediaan masker harus tetap terjaga, karena panen ini ditengah pandemi Covid-19," paparnya.

Selain itu, dia juga mengingatkan soal distribusi beras bagi masyarakat penerima bantuan. Dimana distribusinya harus sesuai dengan aturan yang ada sehingga tepat sasaran.

"Bantuan untuk masyarakat juga harus dicermati, jangan salah sasaran. Perlu pengawasan ketat dalam pendistribusiannya sehingga masyarakat yangvmembutuhkannya dapat merasakannya," tegasnya.

Bahkan, dia juga menekankan agar pemerintah daerah, Kecamatan, Kelurahan, Desa, RT, RW, hingga masyarakat turut ambil peranan untuk melakukan pengawasan.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved