Breaking News:

Apakah Mencium atau Memeluk Istri Membatalkan Puasa di Bulan Ramadhan? Berikut Penjelasannya

Apa hukumnya, Mencium atau Memeluk Istri apakah bisa Membatalkan Puasa di Bulan Ramadhan? bisakah membatalkan atau kurangi pahala?

Editor: Hendra Kusuma
Istimewa
Apakah Mencium atau Memeluk Istri Membatalkan Puasa di Bulan Ramadhan? Berikut Penjelasannya 

اِنْ كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيُقَبِّلُ بَعْضَ اَزْوَاجِهِ وَهُوَ صَائِمٌ ثُمَّ ضَحِكَتْ Artinya:

"Kadang-kadang Rasulullah saw. mencium sebagian istri-istrinya, padahal beliau sedang berpuasa, kemudian Aisyah tertawa” (H.R. al-Bukhari 1793 dan Muslim 1851, (Takhrijnya dalam kitab Al-Irwa, hadits no. 934)).

2.Puasa Tidak Batal

Berdasarkan penjelasan di atas dan keterangan hadis di atas, maka bagi pasangan suami-istri yang sedang menjalankan puasa di bulan Ramadan, ciuman bagi mereka tidak membatalkan Puasa selama tidak disertai syahwat.

Sementara itu, hadis lain yang juga diriwayatkan oleh imam al-Bukhari menyebutkan bahwa Aisyah berkata sebagai berikut.

كَانَ النَّبِي صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُقَبِّلُ وَيُبَاشِرُ وَهُوَ صَائِمٌ وَكَانَ اَمْلَكَكُمْ لِاِرْبِهِ Artinya:

"Rasulullah saw. mencium dan mencumbu (dengan istrinya), padahal beliau sedang berpuasa. Namun beliau adalah orang yang paling kuat menahan syahwatnya di antara kamu sekalian”. (Hadits Shahih, riwayat al-Bukhari 1792 dan Muslim 1854, teks hadis riwayat al-Bukhari).

Maka dari dua hadist di atas, tentang perkara berciuman bagi suami-istri yang tidak serta merta membatalkan Puasa

Namun, secara etika sebaiknya dihindari, selain bisa memancing keduanya untuk bertindak lebih jauh, juga demi menghormati puasa (shiyam) yang berarti menahan.

Maka hal itu lebih baik di tinggalkan

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved