Pria Jual HP Harga Rp 10 Ribu, Kelaparan Saat Corona, Berubah Berkat Hotman, 1 Pesan Untuk Pemda

Bukan dalam bentuk uang, Hotman memilih untuk menggunakan cara memviralkan cerita sang pria

Editor: Fadhila Rahma
Instagram
Hotman Paris bantu pria jual hp 

SRIPOKU.COM - Pengacara Hotman Paris terekam membantu memviralkan nasib seorang pria yang terpaksa menjual ponselnya harga Rp 10 ribu demi mendapatkan beras.

Nasib memprihatinkan pria itu memancing rasa sedih Hotman Paris hingga ia berinisiatif membantu.

Hidup sang pria pun berubah seiring dengan bantuan yang diberikan Hotman.

Bukan dalam bentuk uang, Hotman memilih untuk menggunakan cara memviralkan cerita sang pria dan keluarganya.

Pernah Bertaruh di Timnas U-21, Setelah Cidera Mantan Satpam Ini Diacuhkan, Kini Jadi Anggota TNI

Download Drakor Hospital Playlist, Tiap Episode Ratting Makit Meningkat, Lengkap Subtitle Indnesia

Jerit Tangis Perempuan Ini Ketika Melihat Suami Terbujur Kaku, Ditemukan Mengapung di Sungai Rawas

Serta ia juga tak tanggung-tanggung memberikan pesan menohok untuk pemerintah daerah tempat pria dan keluarganya itu tinggal.

Seperti apa kronologi cerita selengkapnya?

Simak cerita berikut:

Hotman Paris begitu iba melihat usaha seorang pria demi mendapatkan beras untuk keluarga.

Nasib pria itu memilukan di kala pandemi corona sedang terjadi di Indonesia.

Tak hanya bagi para pengusaha, rakyat kecil juga terkena langsung dampaknya.

lihat foto

Hotman Paris saat membantu warga yang kisahnya memprihatinkan 

Baru-baru ini jagad dunia maya disajikan sebuah cerita miris dari seorang pekerja harian lepas asal Batam.

Melansir akun Twitter @elsyandria, terlihat sebuah potret sosok Ason, pria dengan kehidupan miris itu pada Rabu (15/4/2020) malam.

Foto tersebut juga menampilkan Ason bersama dengan kelima anaknya.

Rupanya dampak wabah corona ini membuat keluarga Ason kesulitan secara finansial hingga kelaparan.

"Kelaparan saat Corona, Ason Keliling Jual HP-nya yang Rusak Demi Beli Beras," tulis keterangan dalam foto tersebut.

Oleh karenanya, ia berkeliling menjajakan handphone bekas miliknya yang telah rusak demi bisa membeli beras.

"Tak ingin anaknya kelaparan, Ason Sopian menjual handphone rusaknya keliling ke rumah-rumah warga," tulis keterangan tersebut.

Namun yang membuat lebih menyayat hati, Ason hanya menjual handphone bekas itu seharga Rp 10 ribu.

Pemilik akun Twitter @elsyandria pun menuliskan bahwa hatinya hancur mengetahui informasi tersebut.

"Hatiku tersentuh ,hancur (emoji)(emoji)," tulisnya.

Postingan pun menjadi viral.

Dalam foto lain yang diunggahnya juga menceritakan bahwa cerita tersebut didapat dari relawan Batam Lawan Corona.

Berawal dari akun ini, Hotman Paris yang menyaksikan sendiri ceritanya pun mulai tersentuh.

Pada akhirnya, Hotman Paris memilih untuk bertindak dengan cara memviralkan cerita dari Ason tersebut.

Pantauan TribunJatim.com, Hotman mengunggah foto cerita tentang pria tersebut lewat Instagram pribadinya, @hotmanparisofficial, (15/4/2020).

Hotman Paris tak tanggung-tanggung langsung memberikan pesan menohok untuk pemerintah daerah setempat.

"Ini di batam! Tolong pengusaha batam kasi bantuan!! 10 kg beras akan berarti bagi mereka! Halo Dprd batam? Pemda Batam???" tulis Hotman Paris tegas.

Postingan Hotman Paris dengan caption yang menohok itupun mencuri perhatian pengikut sekaligus fansnya.

Sampai berita diturunkan ada 5000 komentar dan 200 ribu likes terkait kisah Ason ini.

Pengaruh aksi Hotman Paris agar sang pria dan keluarganya itu mendapat bantuan akhirnya membuahkan hasil.

Hotman Paris kembali mengunggah sebuah artikel yang menuliskan tentang nasib pria yang viral kisahnya tersebut.

Disebutkan dalam judul akhirnya pria yang tinggal di Batam itu mendapat bantuan langsung.

"Warga Batam Yang Jual Hape Rusak demi Beras Kebanjiran Sembako dan Uang"

Hotman Paris akhirnya mendapat pujian dari netizen dan fansnya di media sosial.

"Berkat postingan hotman maka keluarga yg batam banyak dapat bantuan sembako" tulis Hotman dalam caption fotonya, (17/4/2020).

Bahkan disampaikan kabar terbarunya oleh aku Twitter yang pertama kali memviralkan kisah Ason, bahwa keluarganya kini telah diperhatikan langsung oleh Pemda setempat.

Disebutkan pemilik akun Elsya Sandria bahwa kabar terbaru, sang pria dan keluarganya sudah langsung mendapat bantuan dari pemerintah setempat.

"Alhamdulilah setelah kisahnya viral Bapak Ason sudah mendapatkan bantuan oleh pemerintah setempat,dengan itu kami memutuskan tidak melakukan galang dana untuk bapak,karena sudah dibantu dinsos setempat,Alhamdulilah banyak sekali orang baik di dunia ini yang saling membantu," tulis Elsya dalam cuitannya, (16/4/2020).

Sindiran Hotman Paris dan pesan menohok Hotman kepada Pemerintah Daerah Batam pun menjadi sorotan netizen di media sosialnya.

Berbagai pujian dan sanjungan diberikan kepada Hotman setelah ikut memviralkan nasib pria tersebut.

Cerita Memilukan Ason

Kisah memilukan pria tersebut sempat juga diunggah oleh Elsya lewat cuitannya.

Dijelaskan bahwa Ason Sopian adalah ayah dari lima orang anak yang selama ini hidup dalam keprihatinan.

Ason rupanya tidak pernah mendapat pekerjaan tetap.

Sebelumnya bapak lima anak itu pernah bekerja di bengkel, namun sekarang tidak lagi.

Diceritakan pula bahwa kelima buah hati Ason tak seorang pun yang mengenyam bangku sekolah lantaran terhalang ketiadaan biaya.

Meski tak bisa menyekolahkan anak-anaknya, Ason Sopian tak ingin melihat buah hatinya kelaparan sehingga ia berjalan keliling menjual handphone rusak miliknya.

Ketika pada akhirnya handphone usang itu terjual seharga Rp 10 ribu, uang yang didapatnya langsung ia belikan 1 kilogram beras untuk dimasak sang istri.

Istri Ason adalah seorang penjual tempe yang penghasilan sebulannya hanya Rp 1 juta.

Di sebuah rumah sewa kecil, Ason tinggal bersama istri dan kelima anaknya.

Tak berhenti sampai disitu, rupanya seorang anak dari Ason lahir sebagai disabilitas.

Hal ini rupanya menggugah hati pengacara kondang Hotman Paris.

Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved