Sekarang Stylish Rapi Hair Light, Ternyata Rahel Dulu Pernah Gondrong

Siapa sangka Winger Sriwijaya FC Rahel Radiansyah yang berpenampilan stylish rapi rambut bercat putih hair light jarang-jarang, ternyata dulunya

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: adi kurniawan
Istimewa
Jogging, Agility dan Dribbling Latihan Rutin Winger Sriwijaya FC Rahel Radiansyah 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Siapa sangka Winger Sriwijaya FC Rahel Radiansyah yang berpenampilan stylish rapi rambut bercat putih hair light jarang-jarang, ternyata dulunya berambut gondrong.

"Dulu gondrong waktu masih muda. Masih umur 19, 20 tahun. Masih main di Persisam. Sekarang lebih rapi. Istri suruh rapi," ungkap Rahel.

Namun seiring mulai menapaki karir di dunia sepakbola, Rahel lebih memilih penampilan rambut pendek nan rapi seperti sekarang ini.

"Style tipis samping gak tahu apa namanya potongan rambut ini. Kalau cat rambut putihnya jarang-jarang hair light sama dua tindikan ini udah lama dari masih Junior Persisam Samarinda 2009 dan 2010," kata pesepakbola kelahiran Palangkaraya 22 Mei 1991.

Di tahun 2011 Rahel naik ke tim Persisam Senior. Di situ langsung dipanggil timnas lantaran masuk dalam radar pemain produktif.

"Udah stylenya sudah begini. Mesti ke salon. Senang dominan warna putih jarang-jarang hair light. Potong rambut sering ke barber shop. Sebulan dua kali. Karena dua minggu sudah cepat panjangnya. Tapi kalo warna rambut bisa bertahan sampai 4-5 bulan. Kemudian disemir lagi," kata suami dari Rahmawati.

Sudah jadi risiko yang ditanggung Rahel memiliki wajah ganteng dan stylish sempat dikejar penggemar hingga minta dipeluk.

Kontrak Dengan Arsenal Akan Berakhir, Pierre-Emerick Aubameyang Diburu 3 Klub Teratas Benua Eropa

Lagi, Pemprov Sumsel Terima Ribuan Alat Bantu Cegah Covid-19, Gubernur: Yang Penting Perhatianya

Video : Bhayangkari Lantas Polda Sumsel Bagikan Makan Gratis Di Sekitaran Ampera

"Ada aja yang narik-narik. Tetap santai. Waktu di Persisam 2011-2013. Sempet marah waktu mau minta peluk. Kalau sebatas fans biasa aja. Kalau sudah menjurus gitu, gak respon lagi," kata Rahel.

Rahel tak mau geer alias gede rasa untuk tebar pesona melihat hampir 7.000 folower di instagramnya r.rahel_7 yang mengaguminya.

"Di Medsos banyaklah, tapi gak nanggapin. Tahulah saya sudah punya pasangan, tentu saya jagalah. Gak tebar pesona. Ada hampir 7.000 folower di IG. r.rahel_7. Banyak yang mau minta WA, tapi gak dikasih," pungkasnya.

Meski tengah menikmati masa liburan kompetisi, namun Winger Sriwijaya FC Rahel Radiansyah tak lupa melakukan latihan mandiri di rumah keluarga istrinya Perumahan Loa Bakung, Samarinda, Kalimantan Timur.

"Kalau saya kan Palangkaraya (Kalteng). Ini istri yang asal Samarinda. Kita tetap jaga kondisi, tidak libur beneran. Saya satu kali aja kalo gak pagi dan sore. Latihan sendiri. Paling ditemani adik ipar atau istri," ungkap Rahel Radiansyah.

Pesepakbola yang mengenakan kostum nomor 78 ini mengaku latihan fisik di dalam rumah dan di jalanan depan rumah selama masa social distancing atau seruan berdiam diri di rumah guna menghindari penyebaran covid-19 atau virus corona.

Rahel sendiri dalam menyalurkan hobi mancingnya dan mengobati kebosanan libur di rumah, sudah dua kali mancing udang di sungai dan laut.

Rahel yang doyan makanan favoritnya soto Banjar mengaku sudah biasa mancing dan kerap mendapatkan hasil pancingan dengan hobi melatih kesabaran ini.

"Alhamdulillah sering dapat. Gak bonces-bonces. Memang dibutuhkan kesabaran. Kalau gak sabar stres," terangnya.

Pesepakbola mengidolakan pesepakbola idola Paulo Bruno Exequiel Dybala dari Tim Juventus FC merupakan sang eksekutor tendangan penaltinya di menit ke-90 +2 membawa penentu kemenangan laga perdana Sriwijaya FC Liga 2 saat menundukkan PSIM 2-1 yang berlangsung di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Minggu (15/3/2020) lalu.

Rahel Radiansyah, eks winger Martapura FC usai latihan terakhir bareng tim saat dihentikan sementara kompetisi lantaran wabah corona, tadinya masih bingung apakah dirinya yang akan pulang ke Samarinda ataukah sang istri yang didatangkan ke Palembang.

"Saya asli Palangkaraya, istri yang dari Samarinda. Belum tahu juga nih. Apakah istri yang ke sini. Soalnya April kan stop dulu kompetisi mau lebaran," katanya.

Suami dari Rahmawati ini sendiri mengaku terkejut adanya penghentian sementara putaran kompetisi lantaran bahaya virus covid-19 corona ini.

"Kaget saja dengan informasinya. Cuma namanya kita sebagai pemain harus siap saja," kata Rahel.

Yang terpenting kata pesepakbola ganteng rambut depannya sedikit dicat putih, dirinya bertekad membawa Sriwijaya FC kembali ke liga 1.

"Yang pasti target ke depan bisa bawa Sriwijaya FC kembali ke Liga 1," ucap mantan pemain Persegres Gresik United

Selain bermain di Martapura FC, Rahel Radiansyah juga pernah tercatat memperkuat Persiba Balikpapan, Rahel Radiansyah juga pernah menjadi bagian dari skuat Timnas U-23 pada 2013.

Putra Samarinda Karier junior pernah di Persebaya U-21, Persisam U-21, Persisam Putra Samarinda, Tim nasional 2013 Indonesia U-23.

"Kita berayukur menang dapat poin tiga, lawan PSIM," ucap Rahel.

Pesepakbola kelahiran Palangkaraya 22 Mei 1991 mengaku sempat kesal berkali-kali melakukan serangan, namun selalu gagal mencipta gol.

"Mungkin keberuntungan ya (belum bisa mencetak gol dalam serangan). Tadi saya dua kali peluang sebelum gol tendangan penalti. Mungkin belum keberuntungan tadi ya. Tapi Alhamdulillah dibalas dengan sama Allah di penalti tadi," ucap winger ganteng yang beristrikan orang Samarinda.

Dipercaya menjadi eksekutor.untuk melakukan tendangan penalti, diakui Rahel dirinya tidak sedikitpun merasa gugup karena yakin bisa menyudahi pertandingan dengan sebuah kemenangan raihan poin penuh, angka 3.

"Percaya diri aja, yakin (bisa eksekusi penalti dengan baik)," ujar eks winger Martapura FC.

Meski diakui saat permainan di babak pertama sempat belum berkembang, namun saat skor imbang 1-1 dirinya bersama pemain Laskar wong kito lainnya makin bersemangat.

"Gak ada beban. Justru lebih semangat lagi karena ini di kandang kita. Kita harus curi kemenangan;" kata mantan pemain Persegres Gresik United

Selain bermain di Martapura FC, Rahel Radiansyah juga pernah tercatat memperkuat Persiba Balikpapan, Rahel Radiansyah juga pernah menjadi bagian dari skuat Timnas U-23 pada 2013.

Putra Samarinda Karier junior pernah di Persebaya U-21, Persisam U-21, Persisam Putra Samarinda, Tim nasional 2013 Indonesia U-23.

Penalti ini dihadiahkan oleh wasit Rio Permana Putra lantaran sundulan kepala Hari Habrian bolanya menyentuh tangan bek PSIM Hendra Wijaya di dalam kotak penalti.

Kontan saja wasit menunjuk titik putih dan langsung mendapat hujan protes dari para pemain Laskar Mataram di penjuru kanan.

Dengan demikian kedudukan berakhir 2-1 untuk kemenangan tim Laskar wong kito asuhan Budi Jo.

Gol Sriwijaya FC sebelumnya dicetak Rudiyana di menit ke-61. Sedangkan gol PSIM dipersembahkan striker Talaohu Abdul Mushafry di menit ke-84. (Abdul Hafiz)

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved