Penculik ART di Palembang Ditangkap

Pengakuan Pelaku Rekayasa Penculikan di Palembang, Sejak Kecil Saya Suka Berbohong

Romiati (25), otak pelaku rekayasa penculikan di Palembang, mengaku tak menyesal telah melakukan perbuatan pemerasan.

Editor: Yandi Triansyah
sripoku.com/rere
Tiga perempuan yang merekayasa kasus penculikan di Palembang. 

Laporan wartawan Sripoku.com Bayazir Al Rayhan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Romiati (25), otak pelaku rekayasa penculikan di Palembang, mengaku tak menyesal telah melakukan perbuatan pemerasan.

"Saya tidak ada rasa penyesalan sama sekali melakukan hal tersebut," kata Romiati dengan santai menjawab pertanyaan awak media, Kamis (16/4/2020).

Menurutnya, pelaku yang berasal dari Kecamatan Sp Padang, OKI ini sedari kecil sudah sering berbohong kepada orangtuanya.

"Saya sebenarnya sudah dari kecil suka berbohong kepada orangtua, saya juga sudah berprilaku jujur tapi sebenarnya saya itu bohong," kata Romiati dengan santai menjelaskan tanpa ada rasa bersalah.

BREAKING NEWS: 15 Kasus Positif Covid-19 di Sumsel Bertambah, Kini 37 Kasus, Sembuh Berjumlah 5

 

Cara Polda Sumsel Ajak Warga Cegah Covid-19, Beri Imbauan Sekaligus Bagikan Bingkisan dan Masker

Romiati menjelaskan bahwa dirinya tidak tahu apa tujuannya sebenarnya dirinya melakukan aksi rekayasa penculikan tersebut.

"Saya sebenarnya tidak tahu apa tujuan saya melakukan hal seperti itu, terkadang saya kasihan terkadang juga saya ini munafik," kata Romiati.

Menurut orangtua pelaku, keseharian anaknya selalu berbuat jujur dan rajin beribadah.

Diakuinya juga sang anak tidak pernah melakukan perbuatan yang macam-macam.

"Kesehariannya di rumah selalu jujur dan rajin beribadah, dia tidak pernah berbuat macam-macam dan selalu menuruti orangtua," kata orang tua pelaku.

Saat ini pelaku sudah diamankan Ditreskrimum Polda Sumsel bersama dua orang pelaku lainnya yang masih berstatus saudara sepupu dari pelaku.

Kasus penculikan seorang babysitter di Palembang, Sumatera Selatan, yang sempat viral di media sosial ternyata rekayasa.

BREAKING NEWS: Seorang Bidan di Palembang Positif Covid-19 Atau Virus Corona Pasca Tes PCR

 

Video: Jelang Ramadan, Ratusan Botol Miras Diamankan, Pemilik Diperingatkan Jika Kembali Melanggar

Hal itu diketahui setelah tiga pelaku pembuatan video tersebut ditangkap oleh jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Selatan.

Ketiga pelaku tersebut yakni, RWS (25) yang merupakan babysitter dan dua pelajar berinisial DR (18) dan NR (15).

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved