Breaking News:

Berita Palembang

Karena Pandemi Covid-19, Pencairan Dana PKH Tahap Tiga Dipercepat, BRI Sudah Mulai Layani Pencairan

Bank BRI hari ini mulai mencairkan dana Program Keluarga Harapan (PKH) tahap tiga, karena pandemi Covid-19 pencairannya dipercepat.

SRIPOKU.COM/DOKUMEN
Ilustrasi warga antrean untuk mencairkan dana PKH di Bank BRI Unit Timbangan Indralaya Ogan Ilir. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Bank BRI hari ini mulai mencarikan dana Program Keluarga Harapan (PKH) tahap tiga yang semula dijadwalkan dibayar Juli namun karena pandemi covid-19 pencairannya dipercepat menjadi April.

Antusias masyarakat mengambil dana dari pemerintah ini membuat banyak keluarga penerima manfaat (KPM) datang langsung ke kantor BRI terdekat sehingga mengakibatkan terjadinya kerumunan massa.

Menanggapi hal ini, Pemimpin Wilayah BRI Palembang I Wayan Nasta menghimbau ke masyarakat penerima bantuan agar tidak serentak mengambil dana ini.

Mereka bisa mengambilnya di kantor unit terdekat, di agen Brilink juga ATM diseluruh Sumsel sehingga tidak menumpuk dan antre pada satu tempat agar tetap bisa menjalankan program social distancing.

"Tidak ada batas waktu pencairan dana PKH tahap tiga jadi masyarakat tidak harus terburu-buru karena waktunya masih panjang dan ambil di kantor unit terdekat dari rumah agar tetap menjalankan social distancing," ujar Wayan, Kamis (16/4/2020).

Wayan mengatakan masyarakat bisa mengambil dana PKH di agen Brilink terdekat dan tidak dikenakan biaya.

Agen ini ada di pelosok desa sehingga masyarakat penerima manfaat tidak harus ke bank dan jauh ke kota.

Gandeng Telkomsel, Kitabisa dan Gojek dan BPIP Meluncurkan Inisiatif “MPR RI Peduli Lawan COVID-19”

BREAKING NEWS: Positif Covid-19 di Sumsel Bertambah 15 Kasus, Total 37 Kasus, Sembuh Berjumlah 5

Sebelas Calon Perwira Datang Dari Sukabumi Positif Covid-19, Saat Ini di Isolasi di Bhayangkara

Bagi penerima manfaat yang ATM-nya terblokir saja dan tidak bisa menarik tunai di ATM dan agen Brilink barulah ke bank agar tidak terjadi kerumunan massa.

Wayan mengatakan sejumlah unit kerja juga memang membatasi pencairan PKH dengan menerapkan nomor antrean hingga jam agar antrean tidak semakin panjang.

Masyarakat juga tidak lama menunggu. Sebab jika dibiarkan antre ada saja yang dapat antrean sore padahal sudah datang sejak pagi karena ramainya masyarakat mencairkan dana PKH.

Wayan mengatakan petugas bank dan keamanan juga sudah menghimbau masyarakat tertib dan mematuhi himbauan sosial distancing karena di setiap unit kerja sudah disiapkan tempat cuci tangan, nasabah yang akan bertransaksi diminta mencuci tangan lebih dahulu.

Kursi tunggu juga diberikan tanda pembatas sehingga ada jarak antara satu orang dengan orang lainnya. Namun karena masyarakat yang datang membludak sehingga aturan dan standar pencegahan Corona ini tidak dilakukan semua nasabah.

"Oleh sebab itu demi keselamatan bersama patuhi aturan sosial distancing dengan tidak mencairkan PKH bersamaan dalam satu hari sebab waktunya masih panjang dan bisa diambil di ATM juga agen Brilink terdekat," tutup Wayan.

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved